Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PROFIL PROTEIN PADA TELUR PUYUH DENGAN PERENDAMAN LARUTAN KAPUR TERHADAP VARIASI LAMA PENYIMPANAN BERBASIS SDS-PAGE: PROTEIN PROFILE ANALYSIS OF QUAIL EGGS SOAKED IN LIME SOLUTION AGAINST STORAGE DURATION VARIATIONS BASED ON SDS-PAGE Nanda Yaultsa; Meutia Srikandi Fitria; Aditya Rahman Ernanto
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v7i2.285

Abstract

Quail eggs are a source of protein that many people consume. Eggs have a short shelf life. The longer eggs are stored, the quality and freshness of eggs decreases. In order to extend the shelf life of eggs, they are treated with a lime solution. The pupose of this study was to determine the protein profil of quail eggs by immersing in lime solution on variations in storagetime based on SDS-PAGE. The results showed that the highest bands were in samples T3 (B), T4 (A and B), T1 (A and B), T2 (A and B) respectively, namely 3 major bands and 6 minor bands, 9 minor bands, 1 major band and 8 minor bands, 3 major bands and 5 minor bands, 2 major bands and 6 minor bands, 3 major bands and 5 minor bands, 1 major band and 7 minor bands. While the lowest band results are in sample T3 (A), namely 1 major band and 6 minor bands. Based on these results, it can be concluded that there are differences in the protein profile of quail eggs between the control sample and the treated sample.
Gambaran Kadar Hemoglobin Sebagai Penanda Awal Anemia pada Pegawai Politeknik Unggulan Kalimantan Tahun 2025: Description of Hemoglobin Levels as an Early Indicator of Anemia Among Employees of the Politeknik Unggulan Kalimantan in 2025 Nahlida Rahmah; Nanda Yaultsa
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v7i2.300

Abstract

Anaemia is a health problem that can reduce employee productivity and work quality. This condition is distinguished by insufficient haemoglobin concentration, which diminishes the blood's ability to carry oxygen. This study aims to determine haemoglobin levels as an early marker of anaemia among employees at the Politeknik Unggulan Kalimantan in 2025. This research utilized a descriptive strategy along with a cross-sectional method, comprising 27 staff members recruited via purposive sampling dependent on the criteria of readiness to be respondents. Haemoglobin levels were measured using a Fortace Haematology Analyser with a normal range of 12.0–16.0 g/dL. The findings demonstrated that the prevalence of anaemia was elevated in females compared to males, with 9 female respondents (33.33%) having low haemoglobin levels, while all male respondents had haemoglobin levels within the normal range. This study highlights the need for regular health monitoring of employees, especially women, as well as the importance of education on nutritious diets and healthy lifestyles to prevent anaemia. The conclusions drawn from this research may serve as the foundation for planning occupational health improvement programmes at the Politeknik Unggulan Kalimantan
GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA PASIEN TB PARU PRIMER YANG MELAKUKAN PENGOBATAN FASE INTENSIF DI PUSKESMAS ALALAK TENGAH BANJARMASIN TAHUN 2025: Overview of Uric Acid Levels in Primary Pulmonary Tuberculosis Patients Undergoing Intensive Phase Treatment at Puskesmas Alalak Tengah in 2025 Nanda Maulidya; Nanda Yaultsa; Rizki Perdani; Hafiz Al Farizi
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/b9fe3e57

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia adalah tuberkulosis (TB), penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Peningkatan kadar asam urat merupakan efek samping dari terapi fase intensif obat antituberkulosis (ATD), khususnya ketika menggunakan pirazinamid dan etambutol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi kadar asam urat pada tahun 2025 di antara pasien tuberkulosis paru primer yang menerima terapi fase intensif di Puskesmas Alalak Tengah di Banjarmasin. Tiga puluh individu dipilih secara acak untuk penelitian deskriptif kuantitatif cross-sectional ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari rekam medis dan hasil uji laboratorium. Sembilan pasien (30%) memiliki kadar asam urat normal (rata-rata 6,1 mg/dL), sedangkan dua puluh satu pasien (70%) memiliki kadar tinggi (7,8 mg/dL). Kadar asam urat rata-rata 7,3 mg/dL. Pada perbandingan berdasarkan jenis kelamin, rata-rata pada wanita adalah 7,4 mg/dL, sedangkan pada pria adalah 7,2 mg/dL. Sembilan pasien (30%) pada kelompok usia lanjut (56-65 tahun) memiliki kadar asam urat yang tinggi. Peneliti menyimpulkan bahwa kadar asam urat tinggi dialami oleh sebagian besar pasien TB paru primer pada fase intensif; oleh karena itu, penting untuk memantau pasien ini selama pengobatan.
GAMBARAN SITOLOGI PAP SMEAR DI LABORATORIUM PATOLOGI ANATOMI RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2024: Sitology Overview of Pap Smear  in the Laboratory Anatomical Pathology of Ulin Banjarmasin Hospital Year 2024 Ghinaa Ulaa Alayya; Nahlida Rahmah; Nanda Yaultsa
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/xbqpxh58

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita yang umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Pemeriksaan Pap Smear berperan penting dalam deteksi dini perubahan sel serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sitologi Pap Smear  di Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari rekam medis dengan teknik total sampling sebanyak 51 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil sitologi termasuk kategori Negative for Intraepithelial Lesion or Malignancy (NILM) sebanyak 50 pasien (98%), sedangkan Atypical Squamous Cells of Undetermined Significance (ASC-US) ditemukan pada 1 pasien (2%). Distribusi terbanyak pada kelompok usia lansia awal (46–55 tahun) dan lansia akhir (56–65 tahun), masing-masing sebanyak 15 pasien (29%). Kesimpulan penelitian ini adalah hasil Pap Smear didominasi kategori NILM, yang menunjukkan tidak adanya lesi pra-kanker maupun keganasan.