Nina Queena Hadi Putri
Mulawarman University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KALIMAT EFEKTIF PADA KALIMAT KRITIK MAHASISWA PROGRAM STUDI ARSITEKTUR Ryan Hidayat; Nina Queena Hadi Putri
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7276

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kalimat efektif dari kalimat kritik mahasiswa setelah Ujian Akhir Semester (UAS). Mahasiswa harus memahami kalimat dan memilih diksi yang tepat mengingat betapa pentingnya kalimat efektif bagi mereka saat membuat karya ilmiah. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini menyarankan bahwa data kualitatif dapat dikumpulkan, diorganisasikan, ditafsirkan, dianalisis, dan dikomunikasikan untuk mengatasi masalah dunia nyata. Hasil penelitian penggunaan kalimat efektif pada penulisan kritik mahasiswa semester I kelas R1A, bahwa mahasiswa belum mampu menempatkan syarat-syarat penulisan kalimat efektif pada penulisan kritik mereka dengan tepat. Kalimat efektif memiliki dampak yang signifikan pada bagaimana penulis dan pembaca berinteraksi. Masih sering dijumpai mahasiswa menggunakan kalimat efektif yang tidak lengkap dalam karya tulis ilmiahnya. Hal ini mempengaruhi seberapa baik mahasiswa memahami tulisan. Agar mahasiswa dapat menggunakan bahasa secara efektif dalam komunikasi tertulis, guru harus mengurangi kesalahan dalam menerapkan kalimat efektif kepada siswanya. Hasil ini menjadi rujukan untuk memperdalam kalimat efektif dikalangan mahasiswa teknik.Kata kunci: kalimat efektif, kalimat kritik mahasiswa
UNGKAPAN TRADISIONAL BAHASA DAYAK BAHAU BUSANG DI DESA LONG HUBUNG ULU KABUPATEN MAHAKAM ULU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Endang Dwi Sulistyowati; Marwah Ulwatunnisa; Rensiana Kandida Tubun; Nina Queena Hadi Putri; Masduki Zakaria
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.12311

Abstract

Ungkapan dalam bahasa Dayak Bahau Busang juga terdapat ungkapan tradisional mengandung niilai-nilai sastra dan budaya. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan ungkapan tradisional Bahasa Dayak Bahau Busang Di Desa Long Hubung Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu Provinsi Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dalam penelitian ini dibedakan menjadi data primer dan sekunder. Data primer yaitu ungkapan masyarakat desa Long Hubung Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu Provinsi Kalimantan Timur. Data sekunder berkaitan dengan documen-dokumen yang mendukung data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara yaitu teknik observasi, teknik wawancara, teknik catat dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan analisis data bahwa bentuk ungkapan terbagi menjadi tiga bentuk yaitu 1) kata sebagai ungkapan, 2) gabungan kata sebagai ungkapan 3) kalimat sebagai ungkapan. Dari segi unsur pembentuknya ungkapan tradisional berunsur inti atau diterangkan (D) dan unsur penjelas atau menerangkan (M). Penggunaan ungkapan menjadi empat jenis yaitu 1) ungkapan menyatakan nasihat 2) ungkapan menyatakan sindiran 3) ungkapan menyatakan ejekan dan 4) ungkapan menyatakan makian. Kata kunci: Ungkapan Tradisional, Dayak Bahau Busang
REPRESENTATION OF GENDER INJUSTICE IN THE NOVEL BROKEN STRINGS BY AURELIE MOEREMANS A STUDY OF LITERARY FEMINISM Julhijah Julhijah; Nina Queena Hadi Putri; Alfian Rokmansyah; Nia Novita Putri
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 2 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/scmd1q05

Abstract

Gender inequality is formed through a process of social construction that develops within a patriarchal system and is manifested in various manifestations of unequal relations between men and women. The literary work Broken Strings illustrates this reality through the narratives of its female characters. This study aims to analyze the various manifestations of gender inequality experienced by the female characters in the novel, adopting the theoretical framework of feminism developed by Mansour Fakih. This study uses a descriptive, analytical, qualitative approach as its primary methodology. Primary data were obtained from the entire text of the novel Broken Strings, and data collection was conducted using library research methods. Data analysis was carried out through the stages of identification, categorization, and interpretation of quotations, indicating the presence of gender inequality, in line with Mansour Fakih's conceptual framework, which includes five aspects: marginalization, subordination, stereotypes, violence, and double workload. The research findings reveal that the female characters in the novel experience marginalization in access to social and economic resources, subordination in family decision-making, and stereotypes that hinder their freedom and identity formation. This study also identifies forms of symbolic and psychological violence that function as instruments of patriarchal control. The phenomenon of the double burden of work is clearly visible in the pressure of domestic responsibilities that remain attached to women, along with social obligations, without a fair and equal division of roles. The results of this study confirm that the novel Broken Strings presents a critique of patriarchal structures through depictions of unequal power relations and the transformation of consciousness and resistance the female characters undergo against the various forms of oppression they experience.