Maslakhatu Nurul Ummah
State University of Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLIKASI ETIKA KEILMUAN DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH SISWA KELAS XI MAN 2 MOJOKERTO Maslakhatu Nurul Ummah; Wahyudi Siswanto; Kusubakti Andajani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran menulis karya ilmiah siswa kelas XI, (2) mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran etika keilmuan yang muncul dalam penggunaan AI untuk pembelajaran menulis karya ilmiah, dan (3) merumuskan strategi integrasi etika keilmuan dalam penggunaan AI pada pembelajaran menulis karya ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di MAN 2 Mojokerto. Subjek penelitian terdiri atas kelas XI MIPA 4, yang berjumlah 36 siswa, dan telah menggunakan teknologi AI dalam pembelajaran menulis karya ilmiah, serta seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang terlibat dalam proses pembelajaran tersebut. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik, yaitu proses pengidentifikasian, analisis, dan pelaporan pola atau tema yang muncul dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan kontribusi positif dalam mempermudah siswa menyusun struktur tulisan, memperbaiki tata bahasa, dan meningkatkan efisiensi proses pembelajaran. Namun, penggunaan AI tanpa bimbingan yang memadai memunculkan risiko plagiarisme, ketergantungan berlebihan, dan penurunan kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk mengatasi tantangan ini, strategi yang diusulkan meliputi penyusunan pedoman etis penggunaan AI, pelatihan literasi teknologi, dan evaluasi pembelajaran berbasis proses. Penelitian ini menegaskan bahwa AI dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif jika digunakan secara bijak dengan pendampingan guru yang memadai. Integrasi nilai-nilai etika keilmuan menjadi kunci dalam memanfaatkan teknologi AI secara optimal untuk mendukung pembelajaran menulis karya ilmiah yang bertanggung jawab.
Melacak Jejak Kegagalan Literasi Membaca: Analisis Kesulitan Siswa Kelas VII SMP dalam Menginferensi dan Mengevaluasi Teks Narasi Maslakhatu Nurul Ummah; Titik Harsiati; Pidekso Adi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kesulitan yang dihadapi siswa kelas VII SMP dalam menginferensi dan mengevaluasi teks narasi sebagai bagian dari keterampilan literasi membaca, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya keterampilan literasi membaca khususnya dalam hal inferensi dan evaluasi teks narasi pada siswa kelas VII SMP, dan (3) memberikan rekomendasi untuk perbaikan pembelajaran literasi membaca guna meningkatkan keterampilan inferensi dan evaluasi teks narasi pada siswa kelas VII SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi keterbatasan keterampilan kognitif, kebiasaan membaca, serta motivasi siswa dalam memahami teks secara mendalam. Sementara itu, faktor eksternal berkaitan dengan metode pengajaran, bahan ajar, pengaruh media sosial dan teknologi, serta kondisi pembelajaran, seperti waktu dan variasi metode yang digunakan. Analisis mendalam terhadap kedua faktor tersebut menjadi kunci dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan evaluatif siswa.