Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKRANISASI NOVEL AKU TAK MEMBENCI HUJAN KARYA SRI PUJI HARTINI DALAM SERIAL FILM AKU TAK MEMBENCI HUJAN SUTRADARA ADHE DHARMASTRIYA Olfin Hasnu; Erlinda Nofasari; Sawaluddin Siregar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/s1gth294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekranisasi novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini dalam serial film Aku Tak Membenci Hujan sutradara Adhe Dharmastriya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat yang mengungkapkan unsur-unsur cerita serta bentuk perubahan dalam proses ekranisasi pada novel dan film Aku Tak Membenci Hujan. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini dan serial film Aku Tak Membenci Hujan sutradara Adhe Dharmasraya. Instrumen pada penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dengan menggunakan pedoman analisis ekranisasi. Teknik pengumpulan data berupa teknik pustaka, simak, dan catat. Teknik pengabsahan data melalui teknik triangulasi kejujuran peneliti. Hasil penelitian menunjukkan proses ekranisasi novel Aku Tak Membenci Hujan ke dalam serial film mengalami penciutan, penambahan, dan perubahan variasi pada fakta-fakta cerita (alur, karakter, latar, tema) serta sarana-sarana sastra (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi). Kata Kunci: ekranisasi, film, novel, sastra bandingan.
Gerakan Satu Rumah Satu Buku: Revitalisasi Literasi Keluarga di Desa Sei Bamban : One House One Book Movement: Revitalizing Family Literacy in Sei Bamban Village Rizki Amelia Br Sitepu; Sri Ulina Beru Ginting; Erlinda Nofasari; Poni Sari Situmorang; Olfin Hasnu; Muhammad Andika Dharma; Sandi Adibtiya
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i3.5334

Abstract

Abstrak Rendahnya literasi keluarga di Desa Sei Bamban menjadi permasalahan utama yang berdampak pada rendahnya minat baca dan kurangnya ketersediaan bahan bacaan di rumah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merevitalisasi literasi keluarga melalui program “Gerakan Satu Rumah Satu Buku” dengan metode observasi, wawancara, edukasi literasi, dan pendampingan membaca bersama. Data diperoleh dari pengamatan langsung terhadap kebiasaan membaca masyarakat dan tingkat keterlibatan keluarga dalam aktivitas literasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya membaca, meningkatnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak, serta bertambahnya aktivitas membaca di rumah. Program ini terbukti efektif dalam membantu keluarga menciptakan lingkungan literasi, memperkuat kebiasaan membaca, dan meningkatkan kemampuan literasi dasar anak di Desa Sei Bamban. Kata kunci: literasi keluarga, satu rumah satu buku, pengabdian masyarakat. Abstract Low family literacy in Sei Bamban Village is a major problem that has an impact on low reading interest and a lack of reading materials at home. This community service activity aims to revitalize family lit eracy through the "One House, One Book" program using observation, interviews, literacy education, and guided reading methods. Data was obtained from direct observation of the community's reading habits and the level of family involvement in literacy activities. The results of the activity showed an increase in community awareness of the importance of a reading culture, increased parental involvement in accompanying children, and an increase in reading activities at home. This program has proven to be effective in helping families create a literate environment, strengthen reading habits, and improve children's basic literacy skills in Sei Bamban Village. Keywords: family literacy, reading culture, one house one book, community service.