Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ISLAMIC DIDACTIC LITERATURE IN THE NOVEL “CINTA DI UJUNG SAJADAH” BY ASMA NADIA Erlinda Nofasari; Dadang Sunendar; Sumiyadi Sumiyadi; Vismaia Sobariah Damaianti
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v13i2.13795

Abstract

This research aimed to describe didactic literature in the Islamic novel Cinta Di Ujung Sajadah (CDUS, 2012) by Asma Nadia in terms of the contents/expressions of Islamic literary didacticism. This type of research was qualitative research using descriptive methods. Data analysis was carried out based on the didacticism expression theory. The results showed that the Islamic novel CDUS (2012) by Asma Nadia (1) has contents/expressions that are in accordance with the aqeedah, sharia, ihsan (morals). (2) is a didactic literature that provides moral, religious, and social teaching. (3) charged dimensions of factual, conceptual, procedural, and metacognitive knowledge. (4) can be used as sources and solutions based on sharia science. Islamic didactic literature found in the novel CDUS (2012) by Asma Nadia is very relevant to be used as a source of literacy to improve the morale of students.
KEARIFAN LOKAL DALAM HIKAYAT PANGERAN INDRA BANGSAWAN KARYA TRI SAPTARINI Erlinda - Nofasari; Seget - Tartiyoso; Pratiwi Kurnia Sari
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 19, No 1 (2022): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA (JSBSI) MARET 2022
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v19i1.516

Abstract

The purpose of this study was to find out local wisdom in the saga of Prince Indra Bangsawan by Tri Saptarini. This type of research is a qualitative research with a qualitative descriptive method. The instrument in this study was the researcher himself who was assisted by the local wisdom analysis guideline of Sibarani theory. The results of this study indicate that the value of local wisdom in the saga of Prince Indra Bangsawan by Tri Saptarini is divided into two parts, namely the value of local wisdom of peace and the value of local wisdom of peace and prosperity. The value of local wisdom of peace in the saga of Prince Indra Bangsawan by Tri Saptarini consists of politeness, gratitude, positive thoughts, commitment, conflict resolution, and harmony. Meanwhile, the value of local wisdom of welfare in the saga of Prince Indra Bangsawan by Tri Saptarini consists of mutual cooperation, care for the environment, and health.
Ketidakadilan Gender Pada Perempuan Karo di Desa Purwobinangun (Kajian Wacana Kritis) Erlinda Nofasari; Sri Ulina Beru Ginting
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 16, No 2 (2019): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA (2019)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.292 KB) | DOI: 10.37755/jsbi.v16i2.201

Abstract

Ketidakadilan gender termanifestasi dalam berbagai bentuk yaitu subordinasi, marginalisasi dan diskriminasi, suatu jebakan dimana menempatkan perempuan hanyalah sebagai istri yang baik dan ibu yang baik dikeluarga dan dimasyarakat . Subordinasi merupakan keterpinggiran perempuan berperan didalam adat,dan mengiakan hasil dali pembicaraan tanpa berperan dalam mengambil sebuuah keputusan. perempuan hanya sebagai pendengar pada saat adat berjalan. Perempuan  Karo di Desa Purwobinangun adalah perempuan yang pekerja keras, apapun ia lakukan demi keluarga dan anak-anaknya. Perempuan Karo mempunyai tanggung  jawab yang besar didalam keluarga,baik di keluarga mertuanya maupun dikeluarga orang tuanya.keterpinggiran perempuan tergamabr jelas apabila ia tidak mampu memberikan keturunan anak laki-laki, karena anak laki-laki merupakan pembawa status social.  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketidakadilan gender pada perempuan Karo. Metode dalam  penelitian ini adalah kulitatif deskriftif dan mengunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup: Observasi,  wawancara , Dokumentasi.  Ideologi familialisme pada perempuan Karo tergambar bagimana perempuan pekerja keras yang memperjuangkan agar orang-orang yang ia kasihi mendapat yang terbaik di dalam kehidupannya, tanpa memperhitungkan pengorbanan baik moril maupun materil.Gambaran potret ketidakadilan gender pada perempuan Karo, seorang ibu yang baik itu pasti memperjuangan segala bentuk apapun demi memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya agar dapat bersekolah kejenjang yang lebih baik serta juga harus mampu merias diri untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi suami.Pengorbanan inilah yang akan mengangkat status sosial keluaraga ketika anak anak yang mereka perjuangkan berhasil.
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HRATA Erlinda - Nofasari; Seget - Tartiyoso; Zeta Anindya Nariza Rokan
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 19, No 1 (2022): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA (JSBSI) MARET 2022
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v19i1.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman analisis nilai-nilai moral yang merujuk pada teori Nurgiyantoro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai moral yang muncul dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata berupa hubungan manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial. Hubungan mansuia dengan Tuhannya yang ditemukan dalam novel Orang-Orang Biasa berupa aspek beribadah. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri yang ditemukan dalam novel Orang-Orang Biasa berupa aspek eksistensi diri, harga diri, rasa percaya diri, takut, maut, rindu, dendam, kesepian, dan keterombang-ambingan antara beberapa pilihan. Hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial yang ditemukan dalam novel Orang-Orang Biasa berupa persahabatan, kesetiaan, pengkhianatan hubungan suami-istri, cinta kasih terhadap anak, cinta kasih terhadap orangtua, cinta kasih antarsesama, serta hubungan atasan dan bawahan.
PENGARUH MEDIA WALL CHART TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS XI SMK SWASTA SRI WAMPU PERTUMBUKANTAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020 Erlinda Nofasari; Sri Ulina Beru Ginting
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 17, No 2 (2020): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA 2020 ( EDISI OKTOBER)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v17i2.316

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu kemampuan menulis cerpen antara kelompok yang diberi pembelajaran dengan menggunakan media wall chart dan kelompok yang diberi pembelajaran menulis teks eksposisi tanpa menggunakan media wall chart, dan pengaruh penggunaan media wall chart dalam pembelajaran menulis cerpen siswa kelas XI SMK Swasta Sri Wampu Pertumbukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Control Group Pretest Postest Design. Variabel dalam penelitian ini ada dua, yaitu variabel bebas yang berupa media wall chart dan variable terikat yaitu kemampuan menulis cerpen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ, XI TSM1 dan XI TSM2 dengan jumlah 109 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Berdasarkan hasil undian, ditetapkan bahwa kelas XI TSM1 dengan jumlah 36 siswa merupakan kelompok eksperimen dan kelas XI TSM2 dengan jumlah 36 siswa merupakan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, yaitu berupa uraian menulis cerpen. Hasil uji normalitas menunjukkan data penelitian ini berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa varian data penelitian ini homogen. Data tersebut selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t dan uji scheffe pada taraf siginifikansi 5% dan db 70. Hasil penghitungan uji-t menunjukkan skor bahwa thitung lebih besar dari tabel (th: 4,711>tt: 1,980) pada taraf signifikansi 5% dan db 70. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan menulis cerpen yang signifikan antara kelompok yang yang diberi pembelajaran dengan menggunakan media wall chart dan kelompok yang diberi pembelajaran tanpa menggunakan media wall chart. Hasil penghitungan uji scheffe menunjukkan F’hitung lebih besar dari F’tabel (Fh: 22,194>Ft: 3,98) dengan db 70 dan pada taraf signifikansi 5%. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan media wall chart lebih berpengaruh dari pada pembelajaran menulis cerpen tanpa menggunakan media wall chart pada kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media wall chart dapat meningkatkan kemampuan menulis khususnya menulis cerpen.
METAFORA ER DEMU BAYU PADA SUKU KARO; KAJIAN STLISTIKA Sri Ulina Beru Ginting; Erlinda Nofasari
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 18, No 2 (2021): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA (JSBSI) OKTOBER 2021
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v18i2.460

Abstract

Pesta Perkawinan Er Demu Bayu pada suku Karo merupakan salah satu pelasanaan pengambilan impal oleh  anak dari kalimbubu mempelai pria. (anak perempuan dari abang/adik laki-laki dari ibu mempelai  pria). Proses pelaksanaan perkawianan adat Er Demu Bayu terdapat metafora pada petuah petuah pada pesan pesan nasehat yang disampaikan oleh penutur sukut, anak beru dan kalimbubu . Peneliti mengkaji Metafora yang terdapat pada pesta Adat Er Demu Bayu secara kajian stilistika .metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitataif deskriptif , dengan menggunakan  metode wawancara dan pengamatan secara langsung pada proses menjalankan adat er demu bayu pada tuturan secara lisan yang disampaikan oleh penutur dalam adat. Proses hasil pengumpulan data kemudian di analisis  dan diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan metafora sangat berkaitan erat dengan proses pemetaan referen sekunder (representamen) ke dalam referen primer (objek) yang mengungkap pesan-pesan kearifan budaya Karo (interpretan).Metafora yang terdapat pada perkawinan er demu bayu  antara lain adalah metafora ke-ada-an (being), metafora kosmos (cosmos), metafora tenaga (energy), metafora substansi (substance), metafora permukaan bumi (terrestrial), metafora benda mati (object), metafora tumbuhan (living), metafora binatang (animate), dan metafora manusia (human). Makna dari setiap metafora itu berbagai macam, yaitu menggambarkan kesempurnaan, kemewahan, kesakralan, dan keindahan dari segala rupa yang  Selain itu metafora juga berisi tentang harapan-harapan dan doa doa yang di panjatkan kepada kedua mempelai pengantin, serta sembuyak, kalimbubu dan anak beru.
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI “PAHLAWAN DAN TIKUS” KARYA A. MUSTOFA BISRI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Erlinda Nofasari; sri ulina; Putri Utami
Serunai : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 1 (2022): SERUNAI : JURNAL ILMIAH DAN ILMU PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/sjip.v8i1.618

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  analisis gaya bahasa dalam kumpulan puisi “pahlawan dan tikus” karya A. Mustofa Bisri sebagai media pembelajaran sastra di SMA. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dilaksanakan sejak merencanakan penelitian sampai penelitian selesai. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkannya ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa ditemukan sebanyak sepuluh gaya bahasa yang digunakan yaitu repetisi, aliterasi, asonansi, erotesis, histeron proteron, kiasmus, personifikasi, persamaan (simile), metafora, dan hiperbola. Hasil penelitian dalam kumpulan puisi Pahlawan dan Tikus karya A. Mustofa Bisri ini dapat diimplementasikan dalam pengajaran sastra sebagai media pembelajaran yang baik.
ANALISIS KEMIRIPAN FONOLOGI BAHASA JAWA DIALEK INDRAMAYU DENGAN DIALEK LUMAJANG Ahmad Maskur Subaweh; Erlinda Nofasari; Firly Al’zha
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 19, No 2 (2022): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA (JSBSI) OKTOBER 2022
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v19i2.678

Abstract

Bahasa Jawa merupakan bahasa daerah yang lumayan banyak dikenakan oleh penduduk Indonesia. Dialek bahasa jawa mempunyai variasi bahasa yang banyak sekali, umumnya digunakan pada wilayah atau daerah yang meliputi pulau jawa. Seperti pada wilayah kabupaten Indramayu yang bertempat di Jawa Barat dan wilayah kabupaten Lumajang yang bertempatan di Jawa Timur, dan banyak lagi wilayah lainnya yang menggunakan dialek bahasa Jawa. Dalam penulisan Jurnal ini peneliti hanya memfokuskan pada analisis suatu bunyi dengan menggunakan sistem fonologi yang meliputi ; pasangan minimal, distribusi, dan variasi bahasa.  Hasil penelitian ini akan menunjukan bagaimana persamaan dialek jawa antara dua wilayah tersebut memiliki beberapa kesamaan pada setiap kata dan maknanya
KAJIAN NILAI SOSIAL DALAM CERPEN “DOKTER YANG DIRINDUKAN” KARYA ASMA NADIA Erlinda - Nofasari; lilis saputri; Khairani Khairani
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 20, No 1 (2023): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v20i1.807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam cerpen “Dokter yang Dirindukan” karya Asma Nadia ditinjau dari pendekatan sosiologi sastra. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif deskripsi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman analisis nilai-nilai sosial yang merujuk pada teori Zubaedi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial yang muncul dalam cerpen “Dokter yang Dirindukan” karya Asma Nadia berupa Love (kasih sayang), Responsibility (tanggung jawab), Life harmony (keserasihan hdup). Love (kasihh sayang) yang ditemukan dalam cerpen “Dokter yang Dirindukan” berupa indikator pengabdian, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian. Responsibility (tanggung jawab) yang ditemukan dalam cerpen “Dokter yang Dirindukan” berupa indikator empati. Life harmony (keserasihan hidup) yang ditemukan dalam cerpen”Dokter yang Dirindukan” berupa indikator kerjasama. Pedoman analisis nilai-nilai sosial yang merujuk pada teori Zubaedi (2007: 13)  layak dijadikan media pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Khususnya kelas X.
KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL DI BAWAH LINDUNGAN KA’BAH KARYA HAMKA Erlinda - Nofasari; Rabukit Damanik; Hesty Kusma Dewi
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 20, No 1 (2023): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v20i1.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter tokoh utama dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan pedoman analisis karakter tokoh utama dengan menggunakan teori Minderop (2013: 8-45). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter tokoh utama dalam novel tersebut dilukiskan dengan menggunakan dua metode yaitu, metode langsung (Telling) dan metode tidak langsung (Showing). Metode langsung (Telling) pada tokoh Hamid dilukiskan memiliki karakter pendiam. Dan secara tidak langsung Hamid dilukiskan memiliki karakter penyabar, berprasangka baik, penyedih, bersahabat, penuh rahasia, rasa percaya dirinya melemah, kerja keras, patuh terhadap orang tua, peduli dan religius. Sedangkan tokoh Zainab dilukiskan secara langsung (Telling) memiliki karakter baik. Secara tidak langsung (Showing) Zainab dilukiskan memiliki karakter jujur, penyabar,  penyedih, penuh rahasia, rasa ingin tahu, emosional, peduli, dan patuh terhadap orang tua. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat peneliti simpulkan bahwa karakter tokoh utama dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka menggunakan dua metode yaitu, metode langsung (Telling) dan metode tidak langsung (Showing).