Perilaku etis merupakan salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa akuntansi sebagai calon profesional yang akan menghadapi berbagai dilema etika dalam dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Love of Money dan kecerdasan emosional terhadap perilaku etis mahasiswa akuntansi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi, mengumpulkan, menyeleksi, serta menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai hubungan Love of Money, kecerdasan emosional, dan perilaku etis mahasiswa akuntansi yang dipublikasikan dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyimpulkan Love of Money memiliki pengaruh negatif terhadap perilaku etis mahasiswa akuntansi, karena orientasi yang tinggi terhadap uang cenderung mendorong individu mengesampingkan nilai-nilai moral dalam pengambilan keputusan. Namun demikian, beberapa penelitian menemukan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan, sehingga masih terdapat inkonsistensi hasil penelitian. Sebaliknya, kecerdasan emosional secara konsisten terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku etis mahasiswa akuntansi. Individu dengan kecerdasan emosional yang tinggi memiliki kemampuan mengenali, memahami, mengendalikan emosi, serta berempati terhadap orang lain, sehingga lebih mampu mengambil keputusan yang sesuai dengan norma, moral, dan kode etik profesi. Berdasarkan hasil sintesis berbagai penelitian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional merupakan faktor yang lebih konsisten dalam membentuk perilaku etis mahasiswa akuntansi dibandingkan Love of Money. Oleh karena itu, pengembangan kecerdasan emosional melalui pendidikan karakter dan pembelajaran etika di perguruan tinggi perlu terus ditingkatkan sebagai upaya membentuk calon akuntan yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab