Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Student Learning Motivation Through the Application of the Games for Understanding Teaching Model in Football Learning Muhammad Agus Nurfalah; Indra Jati Kusuma; Didik Rilastiyo Budi; Kusnandar Kusnandar
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 8 No 1 (2026): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2026.8.1.19940

Abstract

This study aimed to determine the effect of the Teaching Games for Understanding (TGFU) learning model in soccer instruction on the learning motivation of seventh-grade students at SMP Negeri 8 Purwokerto. Physical education learning in junior high schools is often dominated by conventional, teacher-centered approaches, which tend to limit student participation and result in low learning motivation. The TGFU model is a game-based learning approach that emphasizes tactical understanding before mastering technical skills, thereby encouraging active student involvement and enhancing learning motivation. This study employed an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The research sample consisted of 32 students from class VII H selected using a cluster random sampling technique. The research instrument was a learning motivation questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using a paired sample t-test with the assistance of the SPSS program. The results showed an increase in students’ learning motivation after the implementation of the TGFU model, as indicated by the difference between pretest and posttest scores. The hypothesis test produced a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating that the implementation of the TGFU learning model had a significant effect on students’ learning motivation. Therefore, the TGFU learning model can be considered an effective alternative strategy in physical education learning to improve students’ learning motivation in soccer instruction at the junior high school level.
OPTIMALISASI KAPASITAS POKDARWIS WAYANG SAKTI DENGAN PELATIHAN SURVIVAL PROGRAM FOR ACTION, RESILIENCE AND KNOWLEDGE (SPARK) UNTUK WISATA OUTBOUND indra jati kusuma; Bayu Suko Wahono; Agung Benta Febria Nuryanto; Rifqi Festiawan; Septiana Dwi Rakhmawati; Koernia Nanda Pratama
Jurnal of Community Health Development Vol 7 No 1 (2026): Vol 7 No 1 (2026): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Januari
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2026.7.1.19221

Abstract

Bentang alam Desa Salamerta yang didominasi persawahan, perkebunan, hutan pinus dan area perbukitan di Mandiraja menawarkan infrastruktur alami bagi aktivitas outdoor. Keunggulan geografis ini, apabila diintegrasikan dengan identitas olaraga rekreasi, seni budaya dan kuliner khas Banjarnegara, memberikan nilai tawar daya tarik wisata yang komprehensif bagi para pelancong. Pokdarwis Wayang Sakti berperan dalam memajukan bukit rumpit sebagai pariwisata lokal dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Infrastruktur dan aksesibilitas yang terbatas, serta risiko bencana alam menjadi tantangan, selain itu diperlukan promosi dan perbaikan fasilitas untuk menarik lebih banyak wisatawan. Permasalahan: a) Kurangnya pemahaman Pokdarwis tentang pentingnya pengembangan kapasitas untuk mendukung wisata outbound, b) Kurangnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan pokdarwis terkait pengelolaan wisata outbound dipadukan dengan olahraga permainan, c) Kurangmya pengetahuan dan keterampilan mengadaptasi dan mengoptimalkan teknologi untuk meningkatkan daya tarik dan promosi wisata. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan Penguatan Kapasitas Pokdarwis Dengan Survival Program for Action, Resilience and Knowledge (SPARK) untuk Peningkatan Daya Tarik Wisata Outbound. Metode: 1) Sosialisasi: Program Survival Program for Action, Resilience, and Knowledge (SPARK), Konsep survival dan ketahanan (resilience), mengelola wisata outbound secara efektif, 2) Pelatihan: Survival Games and Sport, Simulasi Wisata Outbound. 3) Penerapan Teknologi: Pembuatan akun di media sosial dengan konten edukasi. Kegiatan pengabdian ini tujuannya adalah agar anggota pokdarwis pengetahuan dan keterampilannya meningkat, dalam optimalisasi peran pengelolaan kegiatan wisata petualangan dan survival berbasis olahraga permainan. Pelaksanaan kegiatan: dengan metode ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh 22 pemuda. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pokdarwis tentang peran pengelolaan kegiatan wisata petualangan dan survival berbasis olahraga permainan. Berdasarkan hasil analisis Uji-t Berpasangan: Nilai Signifikansi (p-value) yang diperoleh adalah <0.001. Terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai rata-rata pre-test (58.07) dan nilai post-test (80.89). Kesimpulan: program ini dapat dilanjutkan dan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta.