Nur Fahmi Syahrir
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kualitas Hidup Dengan Status Imun Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rsud Labuang Baji Makassar Nurul Khusnul Khotimah; Maria Ulfah Azhar; Wahdaniah Wahdaniah; Dirhamzah Dirhamzah; Nur Fahmi Syahrir
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v9i1.8-16

Abstract

Latar Belakang: Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis berisiko mengalami penurunan kualitas hidup serta gangguan sistem imun akibat proses inflamasi kronis dan stres fisiologis maupun psikologis. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas hidup dengan status imun pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Labuang Baji Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik simple random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran kualitas hidup menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF, sedangkan status imun diukur menggunakan Immune Status Questionnaire (ISQ). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas hidup dalam kategori baik sebanyak 27 responden (52,9%), kategori sedang sebanyak 22 responden (43,1%), dan kategori rendah sebanyak 2 responden (3,9%). Pada variabel status imun, sebagian besar responden berada pada kategori baik sebanyak 24 responden (47,1%), kategori sedang sebanyak 7 responden (13,7%), dan kategori buruk sebanyak 20 responden (39,2%). Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,461 dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dengan kekuatan sedang antara kualitas hidup dan status imun yang menunjukkan bahwa semakin baik kualitas hidup pasien, maka semakin baik pula status imun yang dimiliki. Implikasi Klinis: Kesimpulan, terdapat hubungan antara kualitas hidup dan status imun pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Semakin baik kualitas hidup pasien, semakin baik pula status imunnya.