Andi Mauliyana
Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Risiko Diabetes Melitus pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Nambo Titi Saparina L; Andi Mauliyana; Nurmitha
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.1143

Abstract

Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) di dunia terus meningkat dan diperkirakan mencapai 422 juta orang, dengan sekitar 1,5 juta kematian setiap tahun. Di Puskesmas Nambo, tercatat 87 kasus DM pada lansia tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian DM pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Nambo. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain Case-Control. Populasi adalah seluruh lansia penderita DM. Sampel berjumlah 146 responden yang terdiri dari 73 kelompok kasus dan 73 kelompok kontrol, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan rekam medis pada 10–30 Juni 2025, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kejadian DM pada lansia dengan aktivitas fisik (OR=3,2; CI: 1,575–6,525), riwayat keluarga (OR=3,2; CI: 1,625–6,541), konsumsi gula (OR=2,4; CI: 1,166–5,246), obesitas (OR=3,1; CI: 1,400–6,945), dan pendapatan keluarga (OR=4,1; CI: 1,104–15,521). Kelima variabel tersebut merupakan faktor risiko DM pada lansia. Disarankan agar puskesmas meningkatkan promosi kesehatan serta mendorong lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan dan memantau kondisi kesehatannya.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Karyawan PT Matlomb Aera Persada Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Ulfiana; Andi Mauliyana; Fandy Gatra
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.1222

Abstract

Stres kerja berdampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan kinerja karyawan. WHO (2020) melaporkan bahwa 80% pekerja di dunia mengalami stres kerja, yang dapat memicu penurunan produktivitas dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan lingkungan kerja, beban kerja, lama kerja, hubungan interpersonal dengan stres kerja pada karyawan PT Matlomb Aera Persada di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Jenis Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh karyawan aktif, dengan sampel ditentukan menggunakan total sampling sebanyak 41 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan semua variabel independen berhubungan signifikan dengan stres kerja: lingkungan kerja (p < 0,009), beban kerja (p < 0,020), lama kerja (p < 0,042), dan hubungan interpersonal (p < 0,049). Disimpulkan bahwa faktor internal (beban kerja, lama kerja) dan eksternal (lingkungan kerja, hubungan terpersonal) memengaruhi tingkat stres kerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT. Matlomb Aera Persada di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka pada bulan Juni Tahun 2025. Disarankan pihak perusahaan melakukan manajemen beban kerja, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, membangun budaya kerja harmonis, untuk menekan risiko stres kerja.