Yusuf Useng
Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMA Negeri 1 Raha Fifi Dwi Elian; Tasnim; Yusuf Useng
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.1179

Abstract

Rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja masih menjadi masalah serius, ditandai dengan data SDKI 2017 yang menunjukkan sekitar 33–37% remaja memahami masa subur serta peningkatan kehamilan remaja sebesar 15% pada tahun 2022. Pemanfaatan media sosial seperti TikTok sebagai media edukasi yang menarik dan mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui TikTok terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada siswa SMA Negeri 1 Raha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest, melibatkan 100 siswa kelas XII yang dipilih secara acak dari populasi 420 siswa. Data diperoleh melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Pre-test diberikan hari pertama, 15 Juli 2025, diikuti intervensi berupa konten edukasi kesehatan reproduksi dalam bentuk video TikTok berdurasi 80 detik yang disajikan secara visual, dan post-test dilakukan hari terakhir, 21 Juli 2025 untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor pre-test menunjukkan 75% siswa berpengetahuan cukup dan 25% kurang, sedangkan post-test menunjukkan 93% cukup dan 7% kurang (p = 0,000). Kesimpulannya TikTok efektif sebagai media edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja dan dapat menjadi alternatif strategi edukatif yang sesuai dengan karakteristik digital generasi saat ini.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Anisa Zulianty Samri; Ratna Umi Nurlila; Yusuf Useng
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.1223

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan termasuk penyakit tidak menular dengan prevalensi meningkat. Riskesdas 2024 mencatat prevalensi hipertensi 35,5% di Indonesia dan 34,2% di Sulawesi Tenggara. Dikenal sebagai silent killer, hipertensi sering tidak terdeteksi karena minim gejala. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor risiko gaya hidup dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis penelitian menggunakan desain Case-Control Study dengan jumlah responden 96 orang, terdiri dari 48 kasus dan 48 kontrol, dipilih melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup mengenai konsumsi makanan ultra-proses, stres akibat penggunaan gadget, serta kualitas tidur. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi makanan ultra-proses (OR = 3,667; 95% CI = 1,575–8,536), stres akibat penggunaan gadget (OR =  5,667; 95% CI = 1,775 – 9,536), serta kualitas tidur buruk (OR = 5,647; 95% CI = 1,770–9,470) dengan kejadian hipertensi. Individu dengan faktor risiko tersebut berpeluang 3–4 kali lebih tinggi mengalami hipertensi. Kesimpulannya, gaya hidup tidak sehat terbukti meningkatkan risiko hipertensi. Masyarakat disarankan menjaga pola makan, membatasi penggunaan gadget, dan meningkatkan kualitas tidur melalui edukasi kesehatan.