Ratna Umi Nurlila
Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan dan Pemanfaatan Obat Tradisional dalam Aplikasi Herbal Instan dan Tanaman Obat Keluarga Di Desa Pamandati Kecamatan Lainea Sulawesi Tenggara Muhammad Isrul; Muh. Ikhsan Akbar; Mimi Yati; Agus Kurniawan; La Djabo Buton; Ratna Umi Nurlila; Shafira Endah Amartya Dewi; Findi Rahmawati Syahadat; Wulan Maharani; Kartini Kartini; Sufiati M; Khoirul Nasikin; Muh. Chezar R; La Ode Saafi
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i1.242

Abstract

Obat tradisional masih digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia secara turun temurun untuk mencegah dan mengatasi berbagai keluhan penyakit sebagai obat. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang khasiat tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit. Metode yang digunakan yaitu pendampingan masyarakat dalam pembuatan kebun TOGA dan pendidikan masyarakat melalui ceramah dan praktek pembuatan herbal instan. Penanaman tanaman obat keluarga di Desa Pamandati terdiri dari 11 jenis tanaman yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga. Dengan adanya TOGA ini menjadi dasar untuk melakukan pengobatan swamedikasi dan pembuatan jamu instan.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Anisa Zulianty Samri; Ratna Umi Nurlila; Yusuf Useng
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.1223

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan termasuk penyakit tidak menular dengan prevalensi meningkat. Riskesdas 2024 mencatat prevalensi hipertensi 35,5% di Indonesia dan 34,2% di Sulawesi Tenggara. Dikenal sebagai silent killer, hipertensi sering tidak terdeteksi karena minim gejala. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor risiko gaya hidup dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis penelitian menggunakan desain Case-Control Study dengan jumlah responden 96 orang, terdiri dari 48 kasus dan 48 kontrol, dipilih melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup mengenai konsumsi makanan ultra-proses, stres akibat penggunaan gadget, serta kualitas tidur. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi makanan ultra-proses (OR = 3,667; 95% CI = 1,575–8,536), stres akibat penggunaan gadget (OR =  5,667; 95% CI = 1,775 – 9,536), serta kualitas tidur buruk (OR = 5,647; 95% CI = 1,770–9,470) dengan kejadian hipertensi. Individu dengan faktor risiko tersebut berpeluang 3–4 kali lebih tinggi mengalami hipertensi. Kesimpulannya, gaya hidup tidak sehat terbukti meningkatkan risiko hipertensi. Masyarakat disarankan menjaga pola makan, membatasi penggunaan gadget, dan meningkatkan kualitas tidur melalui edukasi kesehatan.
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Air, Etil Asetat dan n-Heksan Batang Brotowali (Tinospora crispa (L.) Hook.f. & Thomson) Terhadap Bakteri Escherichia coli Noviani Ludin; Ratna Umi Nurlila; Nur Herlina Nasir
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i4.557

Abstract

Sebanyak 7,7 juta kematian dilaporkan terjadi akibat 33 jenis infeksi bakteri umum pada tahun 2019, salah satunya disebabkan oleh Escherichia coli, bakteri patogen yang berperan penting dalam menimbulkan berbagai infeksi pada manusia. Upaya pengendalian infeksi Escherichia coli memerlukan pengembangan agen antibakteri yang efektif dan aman, salah satunya melalui pemanfaatan bahan alam. Batang brotowali (Tinospora crispa (L.)) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri dan menentukan konsentrasi optimal fraksi air, etil asetat dan n-heksan batang brotowali terhadap E. coli. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan proses Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Ultrasonic Assisted Extraction dengan etanol 96%, dilanjutkan fraksinasi cair-cair menggunakan pelarut air, etil asetat, dan n-heksan. Skrining fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi golongan senyawa, sedangkan uji antibakteri dilakukan secara sumuran pada konsentrasi 20%, 25%, dan 30%. Kemudian analisis data dengan menggunakan One Way ANOVA. Hasil menunjukkan fraksi air mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin; fraksi etil asetat mengandung alkaloid, saponin dan steroid; serta fraksi n-heksan mengandung flavonoid dan steroid. Zona hambat terbesar pada konsentrasi 30% untuk fraksi air (8,33 mm), konsentrasi 25% dan 30% untuk fraksi etil asetat (5,94 mm dan 6,83 mm), serta konsentrasi 30% untuk fraksi n-heksan (4,94 mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah fraksi air, etil asetat, dan n-heksana dari batang brotowali menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap E. coli, dengan fraksi air pada konsentrasi 30% menunjukkan zona hambat terbesar. Penelitian lanjutan diperlukan untuk identifikasi senyawa aktif melalui analisis spektroskopi dan pengujian terhadap bakteri patogen lainnya.