Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KOMPARASI PEMBIASAAN SISWA LAKI LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERILAKU BELAJAR EFEKTIF Nadila Anggraini Sari Saragih; Anastasya Putri Simatupang; Gusman Lesmana
JURNAL TIPS Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan pembiasaan dalam perilaku belajar antara siswa laki-laki dan perempuan serta tantangan yang dihadapi oleh kedua kelompok dalam belajar efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan mengenai perbedaan gender dalam perilaku belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pembiasaan antara siswa laki-laki dan perempuan. Siswa laki-laki lebih cenderung fokus pada kegiatan fisik dan menggunakan metode visual serta kinestetik, sedangkan siswa perempuan lebih terstruktur dalam belajar dan mengutamakan pendekatan kognitif. Tantangan yang dihadapi oleh siswa laki-laki dalam perilaku belajar efektif antara lain kesulitan dalam mempertahankan perhatian dan lebih mudah teralihkan oleh gangguan eksternal. Sebaliknya, siswa perempuan cenderung terpengaruh oleh ekspektasi sosial dan budaya, yang kadang menghambat proses belajar mereka. Untuk menghadapi tantangan ini, strategi pembelajaran yang efektif harus responsif terhadap perbedaan gender, seperti pendekatan yang lebih interaktif dan mandiri untuk masing-masing kelompok. Pembelajaran yang inklusif dan memperhatikan perbedaan ini dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif dan mendukung keberhasilan belajar bagi kedua jenis kelamin.
Profil Regulasi Individu Siswa Broken Home Pada Rentang Usia Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 13 Medan Nadila Anggraini Sari Saragih; Anastasya Putri Simatupang; Gusman Lesmana
Analysis Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v3i1.1252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali profil regulasi individu siswa dari keluarga broken home di SMP Negeri 13 Medan, khususnya dalam mengelola emosi dan perilaku mereka selama berada di usia sekolah menengah pertama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh siswa broken home dalam regulasi diri, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam mengelola perasaan dan perilaku di lingkungan sekolah. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga siswa yang berasal dari keluarga broken home, yaitu Rayyan Fathir, Alifah Rahma, dan Zidane Mahendra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa-siswa ini menghadapi kesulitan dalam mengelola emosi negatif seperti kesepian, kecemasan, dan frustrasi, yang muncul akibat perceraian orang tua. Regulasi emosi mereka dipengaruhi oleh pengalaman dalam keluarga, dengan beberapa siswa melampiaskan emosi negatif melalui perilaku impulsif, sementara lainnya menarik diri. Siswa juga menunjukkan tantangan dalam regulasi perilaku di sekolah, yang mempengaruhi hubungan mereka dengan teman-teman dan guru. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi sekolah dan orang tua dalam mendukung pengembangan regulasi diri siswa dari keluarga broken home.
Implementasi Layanan Dasar Bimbingan Klasikal dalam Mencegah Bullying dan Perundungan di Kelas VIII SMP Negeri 13 Medan Anastasya Putri Simatupang; Uli Makmun Hasibuan; Nadilla Anggraini Sari Saragih
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/56sr7x21

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis, motivasi belajar, serta hubungan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan dasar bimbingan klasikal sebagai upaya preventif dalam mencegah perilaku bullying dan menumbuhkan empati siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2025 terhadap 30 siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, analisis lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrumen penilaian proses. Layanan disampaikan melalui bimbingan klasikal menggunakan media visual (poster), diskusi interaktif, dan aktivitas keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan respon aktif dan positif terhadap layanan. Sebanyak 60% siswa terlibat sangat aktif, 26,7% aktif, dan hanya 13,3% kurang aktif. Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang jenis-jenis bullying serta strategi untuk mencegahnya, seperti melaporkan kepada guru dan membantu teman yang menjadi korban. Temuan ini selaras dengan prinsip pendidikan karakter dan menunjukkan bahwa layanan klasikal, jika dilaksanakan dengan baik, dapat menjadi sarana efektif untuk mencegah bullying di sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik bimbingan dan konseling, khususnya dalam konteks pendidikan Islam yang menekankan nilai kasih sayang, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Disarankan agar layanan bimbingan klasikal dengan topik anti bullying diintegrasikan secara konsisten ke dalam program sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung.