Istiqomah
Fakultas Ekonomi Universitas Islam Batik Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERBASIS KOMUNITAS: SINERGI AKADEMISI DAN RUMAH MU’ALLAF SUKOHARJO Srie Juli Rachmawatie; Yuli Chomsatu; Istiqomah; Raisa Aribatul Hamidah; Ida Aryati DPW.; Slamet Ariyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18935

Abstract

Ketahanan pangan berbasis komunitas merupakan salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan pangan melalui sinergi antara akademisi dan Rumah Mu’allaf Sukoharjo sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 22 Nopember 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan anggota komunitas Rumah Mu’allaf Sukoharjo. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, diskusi partisipatif, serta praktik pemanfaatan potensi lokal dalam pengelolaan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai kolaborasi antara komunitas dan akademisi. Sinergi ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu dan kelompok, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. . Abstract Community-based food security is a strategic approach to addressing challenges related to food availability, access, and sustainability at the local level. This program aims to strengthen food security through synergy between academics and the Rumah Mu’allaf Sukoharjo as an effort toward sustainable community empowerment. The activity was conducted on November 22, 2025, involving 35 participants from the Rumah Mu’allaf Sukoharjo community. The methods applied included counseling sessions, mentoring, participatory discussions, and practical activities focused on utilizing local potential in food management. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the importance of food security, enhanced skills in independent food resource management, and increased awareness of the value of collaboration between communities and academic institutions. This synergy not only strengthens individual and group capacities but also promotes food self-reliance, economic empowerment, and social resilience. Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model for community-based food security development that can be replicated in other regions. Kata kunci: Ketahanan pangan; berbasis komunitas; sinergi akademisi; pemberdayaan masyarakat; Rumah Mu’allaf Sukoharjo
MENGELOLA ASET, MENGUATKAN MASA DEPAN: EDUKASI INVESTASI UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN KEUANGAN KELUARGA PADA IBU-IBU PKK DESA GUMUKREJO, TERAS, BOYOLALI Yuli Chomsatu; Suhendro; Endang Masithoh Wahyuni; Istiqomah; Suparwi; Adiprasetya Widyatama
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20378

Abstract

Kesehatan keuangan keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan kesejahteraan rumah tangga. Namun, masih banyak keluarga yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan aset dan investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Ibu rumah tangga memiliki peran strategis dalam mengelola keuangan keluarga sehingga peningkatan literasi investasi menjadi penting untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengelola aset serta merencanakan investasi secara bijak. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, di Rumah Ibu Suprantiningsih, Desa Kembanglampir RT 02/RW 03, Gumukrejo, Teras, Boyolali, dengan melibatkan 40 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi penyusunan rencana keuangan keluarga, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup kesehatan keuangan keluarga, pengelolaan aset, perencanaan keuangan, dana darurat, dan dasar-dasar investasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya investasi sebagai sarana mencapai tujuan keuangan keluarga. Melalui kegiatan ini, peserta mampu mengidentifikasi aset yang dimiliki, menyusun perencanaan keuangan sederhana, serta memahami pentingnya investasi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dengan demikian, edukasi investasi dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam meningkatkan kesehatan keuangan dan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Kata kunci: Kesehatan Keuangan Keluarga, Literasi Investasi, Pengelolaan Aset, Perencanaan Keuangan, Ibu-Ibu PKK. Abstract Family financial health is an important factor in achieving household welfare. However, many families still lack adequate understanding of asset management and investment as part of long-term financial planning. Housewives play a strategic role in managing household finances; therefore, improving investment literacy is essential to strengthen family economic resilience. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of PKK women in managing assets and planning investments wisely. The activity was conducted on June 6, 2026, at the residence of Mrs. Suprantiningsih, Kembanglampir Hamlet, Gumukrejo Village, Teras District, Boyolali Regency, involving 40 participants. The methods used included lectures, interactive discussions, financial planning simulations, and activity evaluations. The materials covered family financial health, asset management, financial planning, emergency funds, and basic investment concepts. The results showed high participant enthusiasm and improved understanding of the importance of investment as a tool for achieving family financial goals. Participants were able to identify family assets, develop simple financial plans, and understand the role of investment in improving family welfare. Therefore, investment education can serve as an effective strategy to enhance family financial health and sustainable economic resilience. Kata kunci: Family Financial Health, Investment Literacy, Asset Management, Financial Planning, PKK Women