Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Pupuk Kandang Bebek Dan Konsentrasi Efektif Mikroorganisme 4 Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Merah Di Dataran Rendah Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie; Muhammad Yusuf Furqony
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk kandang bebek dan konsentrasi efektif mikroorganisme EM4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah di dataran rendah. Penelitian ini menggunakan pola faktorial dengan rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Perlakuan ke pertama adalah pupuk kandang bebek (B); B0: tanpa kompos bebek; B1: 250 gram; kompos bebek; B2; kompos bebek 500 gram. Perlakuan kedua, yaitu efektif mikroorganisme (E) (E1: konsentrasi 25 ml/liter air; E2: konsentrasi 50 ml/liter air; E3: konsentrasi 75 ml/liter air. Analisis menggunakan DMRT taraf 1 % dan 5 % dilakukan bila uji sidik ragam menunjukkan beda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kandang bebek (B) menghasilkan berbeda nyata pada pengamatan jumlah buah per tanaman dan pengamatan berat brangkasan kering per tanaman, sedangkan pengamatan tinggi tanaman, berat buah per tanaman tidak menunjukkan beda nyata.
MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERBASIS KOMUNITAS: SINERGI AKADEMISI DAN RUMAH MU’ALLAF SUKOHARJO Srie Juli Rachmawatie; Yuli Chomsatu; Istiqomah; Raisa Aribatul Hamidah; Ida Aryati DPW.; Slamet Ariyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18935

Abstract

Ketahanan pangan berbasis komunitas merupakan salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan pangan melalui sinergi antara akademisi dan Rumah Mu’allaf Sukoharjo sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 22 Nopember 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan anggota komunitas Rumah Mu’allaf Sukoharjo. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, diskusi partisipatif, serta praktik pemanfaatan potensi lokal dalam pengelolaan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai kolaborasi antara komunitas dan akademisi. Sinergi ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu dan kelompok, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. . Abstract Community-based food security is a strategic approach to addressing challenges related to food availability, access, and sustainability at the local level. This program aims to strengthen food security through synergy between academics and the Rumah Mu’allaf Sukoharjo as an effort toward sustainable community empowerment. The activity was conducted on November 22, 2025, involving 35 participants from the Rumah Mu’allaf Sukoharjo community. The methods applied included counseling sessions, mentoring, participatory discussions, and practical activities focused on utilizing local potential in food management. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the importance of food security, enhanced skills in independent food resource management, and increased awareness of the value of collaboration between communities and academic institutions. This synergy not only strengthens individual and group capacities but also promotes food self-reliance, economic empowerment, and social resilience. Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model for community-based food security development that can be replicated in other regions. Kata kunci: Ketahanan pangan; berbasis komunitas; sinergi akademisi; pemberdayaan masyarakat; Rumah Mu’allaf Sukoharjo