Parto Anggita Simanihuruk
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interferensi Bahasa Batak Toba Dalam Penggunaan Bahasa Indonesia Bagi Pemandu Wisatawan Waterfront Pangururan Danau Toba Samosir: Toba Batak Language Interference in Indonesian Language Use among Tour Guides at Pangururan Waterfront, Lake Toba, Samosir Parto Anggita Simanihuruk; Muhammad Surip; M. Anggie J. Daulay
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.1621

Abstract

Penelitian ini menganalisis interferensi bahasa Batak Toba dalam penggunaan bahasa Indonesia oleh pemandu wisata di Waterfront Pangururan, Danau Toba, Samosir. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kondisi bilingual pemandu wisata lokal yang dituntut berkomunikasi secara jelas dalam bahasa Indonesia, tetapi hidup dalam lingkungan berbahasa Batak Toba yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data berupa tuturan pemandu wisata ketika berinteraksi dengan wisatawan, yang dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan teori interferensi Weinreich. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi muncul terutama pada tataran fonologi dan morfologi. Interferensi fonologis tampak melalui perubahan dan penambahan fonem, sedangkan interferensi morfologis muncul melalui penggunaan afiks dan konstruksi arah yang dipengaruhi bahasa Batak Toba. Faktor penyebabnya meliputi latar bilingual, kebiasaan berbahasa, dominasi lingkungan lokal, tuturan spontan, dan perbedaan sistem bahasa. Penelitian ini berkontribusi pada kajian sosiolinguistik pariwisata dan pembinaan bahasa Indonesia bagi pemandu wisata lokal.