Nancy Angelia Purba
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EXPLORING TEACHERS’ STRATEGIES IN TEACHING ENGLISH TO YOUNG LEARNERS: CLASSROOM PRACTICES, RATIONALES, AND CHALLENGES Nancy Angelia Purba
Sensei International Journal of Education and Linguistic Vol. 5 No. 1 (2025): Sensei International Journal of Education and Linguistics
Publisher : SENSEI RESEARCH CENTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53768/sijel.v5i1.223

Abstract

Teaching English to young learners is not the same as teaching adults because children have a short attention span and they learn better through fun activities. Therefore the teacher must have good strategies. This study discusses the strategies of teachers in teaching English to young learners. The study used a qualitative method. The data were collected through observation, interview, and documentation in some elementary schools. The data were analyzed descriptively. The result of the study shows that the teachers use various strategies such as songs, pictures, games, and repetition, and the teachers also have their own reasons for using those strategies. However there are still some obstacles in the field. Therefore it is suggested that the teachers should be given more training so that the teaching of English for young learners can be better.
Pendampingan Pembuatan Media Ajar Inovatif Berbasis AI Bagi Guru SDN 091488 Bah Sampuran dalam Upaya Mendukung Merdeka Belajar Nancy Angelia Purba; Ady Frenly Simanullang; Joice Diva Thantri S; Rachel Abigael Lumbantoruan; Hotmaida Sinaga
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i3.525

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 091488 Bah Sampuran dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk menciptakan media ajar yang inovatif, mendukung pelaksanaan Merdeka Belajar. Masalah utama yang dihadapi oleh mitra adalah terbatasnya sarana prasarana berbasis teknologi dan kurangnya pemahaman guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital. Metode pelaksanaan mencakup edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang dilakukan secara bertahap. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan guru serta penilaian keterampilan dalam menghasilkan produk media ajar berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan guru sebesar 49,4% serta keterampilan dalam menciptakan media ajar digital, seperti buku digital interaktif, presentasi berbasis Canva AI, dan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis AI. Selain itu, 92% peserta menyatakan kepuasan terhadap kegiatan tersebut. Dengan demikian, pendampingan ini berhasil meningkatkan kemampuan digital guru sekaligus menghasilkan produk yang nyata untuk mendukung pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan prinsip Merdeka Belajar Kata Kunci: Artificial Intelligence; media ajar inovatif; kecakapan digital; Merdeka Belajar
Inovasi Mesin Tenun Ulos Batak dengan Menggunakan Teknologi Digital untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Tradisional di Desa Sumber Jaya Amelia Simanungkalit; Yennimar; Nurul Ajima Ritonga; Srihartati Sitompul; Tina Dame Br. Simamora; Nancy Angelia Purba; Reagan Surbakti Saragih
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.568

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada kelompok pengrajin ulos di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar. Mitra kegiatan menghadapi dua permasalahan utama, yaitu keterbatasan kapasitas produksi akibat penggunaan metode produksi tradisional serta lemahnya kemampuan manajerial, khususnya dalam penyusunan business plan yang terstruktur. Kegiatan PKM dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan inovasi mesin tenun berbasis teknologi digital, pendampingan teknis, serta pelatihan penyusunan business plan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta analisis perbandingan kondisi sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi yang signifikan hingga 80% serta peningkatan efisiensi waktu produksi sebesar 40%. Selain itu, konsistensi kualitas produk juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh kenaikan tingkat lolos mutu dari 80% menjadi 95%. Pada aspek manajerial, seluruh mitra (100%) telah mampu menyusun business plan sederhana namun terstruktur yang mencakup analisis biaya, perencanaan produksi, dan strategi pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa program PKM secara efektif mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kemampuan manajerial pengrajin ulos, sekaligus berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan serta pelestarian warisan budaya lokal. Kata Kunci : Pengabdian kepada masyarakat; inovasi tenun digital; pengrajin ulos; rencana bisnis; UMKM