This Author published in this journals
All Journal BASASTRA
Audrey Salma
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK TERHADAP NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM LAGU DAN PERMAINAN CUBLAK-CUBLAK SUWENG Audrey Salma; Laila Fitri Nur Hidayah; Kundharu Saddhono
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.112675

Abstract

Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk berkomunikasi, tetapi juga mencerminkan budaya serta identitas suatu masyarakat. Lagu dan permainan tradisional anak, seperti Cublak-Cublak Suweng, menjadi media penting dalam pewarisan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menguraikan nilai-nilai kearifan lokal yang diterapkan dalam lirik lagu serta praktik permainan tradisional Cublak-Cublak Suweng, menganalisis bagaimana bahasa merepresentasikan kearifan lokal, serta menjelaskan makna budaya yang tersirat dalam permainan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif antropolinguistik Duranti, yang menekankan hubungan antara bahasa, praktik sosial, dan konteks budaya. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi lirik, tuturan, serta tindakan dalam permainan, kemudian dianalisis menggunakan analisis data interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cublak-Cublak Suweng mengandung nilai-nilai kejujuran, kerja sama, kesabaran, kecerdikan, kerendahan hati, gotong royong, serta tata krama. Bahasa dalam lagu, melalui metafora, diksi lokal, dan ragam ngoko alus, merepresentasikan nilai-nilai tersebut. Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana pendidikan moral dan pelestarian budaya, mencerminkan cara hidup dan pandangan masyarakat Jawa.