Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Identitas Bisnis Wirausaha Muda Melalui Pelatihan Desain Logo dan Flyer Profesional di Lingkungan Universitas Pattimura Anna Valensia Christianty De Fretes; Feky Reken; Felix Chandra; Nurul Maghfirah; Siska Jeanete Saununu; Agnes Soukotta
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i1.1483

Abstract

Perkembangan ekonomi digital mendorong meningkatnya minat berwirausaha di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa dan pemuda di sekitar perguruan tinggi. Namun, banyak wirausahawan muda masih menghadapi kendala dalam membangun identitas visual bisnis yang profesional akibat keterbatasan pemahaman branding dan keterampilan desain grafis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas wirausaha muda dalam membangun identitas bisnis melalui pelatihan desain logo dan flyer profesional. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Mei 2025 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta simulasi desain secara langsung menggunakan aplikasi desain digital yang ramah pemula, yaitu Canva. Sasaran kegiatan adalah pemuda dan mahasiswa yang sedang merintis atau telah menjalankan usaha skala kecil di sekitar Universitas Pattimura. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya identitas visual dan konsistensi branding dalam mendukung pemasaran usaha. Seluruh peserta mampu menghasilkan desain logo dan flyer sederhana secara mandiri pada akhir pelatihan. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan luaran berupa materi promosi bisnis, tetapi juga mendorong kemandirian, kepercayaan diri, dan kesiapan peserta dalam mengelola identitas visual usahanya. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas wirausaha muda, pengembangan ekosistem kewirausahaan lokal, serta mendukung peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Mendorong Tertib Administrasi Barang Milik Daerah Melalui Pelatihan dan Pendampingan Teknis di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Steven Siaila; Meiske Wenno; Agnes Soukotta; Anna De Fretes; Evelin Watumlawar
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i3.1586

Abstract

Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala dalam proses penatausahaan dan administrasi BMD, khususnya terkait pemahaman aparatur terhadap prosedur pengelolaan aset daerah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi aparatur pemerintah daerah melalui pelatihan dan pendampingan teknis pengelolaan serta penatausahaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi pelatihan, diskusi interaktif, simulasi pengelolaan administrasi BMD, serta pendampingan teknis kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur terkait mekanisme pengelolaan BMD, mulai dari pencatatan, inventarisasi, pelaporan, hingga penatausahaan aset daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan mampu memahami pentingnya tertib administrasi dalam mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur serta mendorong terwujudnya tata kelola aset daerah yang lebih profesional dan akuntabel.