Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mendorong Tertib Administrasi Barang Milik Daerah Melalui Pelatihan dan Pendampingan Teknis di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Steven Siaila; Meiske Wenno; Agnes Soukotta; Anna De Fretes; Evelin Watumlawar
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i3.1586

Abstract

Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala dalam proses penatausahaan dan administrasi BMD, khususnya terkait pemahaman aparatur terhadap prosedur pengelolaan aset daerah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi aparatur pemerintah daerah melalui pelatihan dan pendampingan teknis pengelolaan serta penatausahaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi pelatihan, diskusi interaktif, simulasi pengelolaan administrasi BMD, serta pendampingan teknis kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur terkait mekanisme pengelolaan BMD, mulai dari pencatatan, inventarisasi, pelaporan, hingga penatausahaan aset daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan mampu memahami pentingnya tertib administrasi dalam mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur serta mendorong terwujudnya tata kelola aset daerah yang lebih profesional dan akuntabel.
Literasi Keuangan: Dompet Pintar Mama Mengatur Uang di Kala Pasang & Surut Untuk Istri Nelayan, Jibu-Jibu dan Kelompok UMKM di Negeri Rutong Anna Valensia Christianty de Fretes; Conchita Valentina Latupapua; Agnes Soukotta; Evelin Watumlawar; Meiske Wenno; Feky Reken; Frandiyo Muskitta; Felix Chandra
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i6.1912

Abstract

Masyarakat pesisir menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan rumah tangga akibat pola pendapatan yang fluktuatif dan bergantung pada kondisi alam. Permasalahan tersebut juga dialami oleh istri nelayan, pedagang ikan keliling (jibu-jibu), dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Negeri Rutong, Kota Ambon, khususnya dalam memisahkan dana operasional, dana darurat, dan tabungan masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong penerapan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur melalui program inovasi "Dompet Pintar Mama", yaitu media edukasi pengelolaan keuangan sederhana yang menggunakan keranjang kertas dan tiga amplop berlabel untuk memisahkan dana operasional, dana cadangan, dan dana masa depan. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Oktober 2026 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas 11 istri nelayan tradisional, 9 pedagang ikan keliling (jibu-jibu), dan 10 pengelola UMKM lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi literasi keuangan, pelatihan praktik pembagian anggaran menggunakan media Dompet Pintar Mama, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) telah memiliki tabungan, tetapi belum mengalokasikan dana secara khusus untuk investasi masa depan. Setelah mengikuti kegiatan, hasil post-test menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) menyatakan memahami pentingnya pembagian dana ke dalam pos operasional, dana cadangan, dan dana masa depan. Selain itu, sebanyak 19 peserta (63,33%) menyatakan tertarik untuk berinvestasi emas, sedangkan 11 peserta (36,67%) tertarik membentuk kelompok Arisan Modal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respons positif peserta terhadap penerapan metode Dompet Pintar Mama sebagai media edukasi pengelolaan keuangan rumah tangga dan usaha.