Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ke Arah Paradigma Baru Pendidikan Islam: Telaah Pemikiran Transformatif Amin Abdullah, Perspektif Filsafat Pendidikan : Penelitian Hasan Maftuh Hasan; Saadi Saadi; M. Aji Nugroho; Badrus Zaman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4784

Abstract

This study analyzes Amin Abdullah's paradigm of integration-interconnection of Islamic knowledge as a post-reformation Islamic reform that bridges the dichotomy of religious knowledge and science through a holistic and contextual approach. The study uses qualitative methods with a philosophical-hermeneutic approach through analysis of texts, academic documents, and interviews with academics to examine its implementation in educational practice. The results show that this paradigm is not only theoretical, but has been manifested in the curriculum, academic culture, and development direction of UIN Sunan Kalijaga. Philosophically and epistemologically, this paradigm transforms Islamic education to be more inclusive, dialogical, and applicable by combining Islamic values, scientific rationality, and empirical experience, and viewing Islamic education as an open system that is responsive to social realities and the development of modern science. The study concludes that the integrative-interconnective paradigm is an important foundation for Islamic educational philosophy that is relevant to global challenges and in harmony with various schools of educational philosophy in shaping the whole person.
RAGAM PEMIKIRAN DAN PERILAKU HUMANIS PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL PEDESAAN, PANDANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN PENDIDIKAN MODERN Hasan Maftuh Hasan
Ma'rifah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2026): MJPI
Publisher : Yayasan Sa'adah El hayaah & STAIDA Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65951/mjpi.v2i1.12

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika sosial mengenai ragam pemikiran dan perilaku humanis pada masyarakat multikultural di wilayah pedesaan Semarang dalam merespons perkembangan lembaga pendidikan modern. Di tengah arus modernisasi pendidikan, masyarakat pedesaan yang memiliki latar belakang budaya dan agama yang beragam seringkali menghadapi tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai lokal sembari beradaptasi dengan sistem pendidikan formal yang baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola pemikiran humanis masyarakat serta mengidentifikasi bentuk-bentuk perilaku inklusif yang muncul terhadap kehadiran institusi pendidikan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, orang tua, dan pengelola lembaga pendidikan, serta studi dokumentasi. Lokasi penelitian difokuskan pada wilayah pedesaan di Kabupaten Semarang yang menunjukkan karakteristik keragaman identitas yang kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat multikultural pedesaan cenderung memiliki pemikiran humanis yang bersifat pragmatis-tradisional, di mana pendidikan modern diterima sejauh mampu meningkatkan taraf hidup tanpa menggerus nilai-nilai kemanusiaan setempat. Perilaku humanis manifest dalam bentuk kolaborasi lintas komunitas dalam mendukung fasilitas pendidikan dan keterbukaan terhadap kurikulum modern yang tetap menghargai kearifan lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kohesi sosial dalam masyarakat multikultural menjadi faktor kunci bagi keberhasilan integrasi lembaga pendidikan modern di wilayah pedesaan.