Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bibliometric Analysis of Research Trends in Digital Learning Media for Technical and Vocational Education and Training (TVET) Roni Arya Gunawan; Agung Rorhi Prayudha; Purwandari Nur Tristianigsih
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2026): July
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i2.115918

Abstract

This study aims to map the trends, research focus, and developmental dynamics of studies on digital learning media in technical and vocational education during the period 2016–2026. The study employed a bibliometric analysis approach conducted in accordance with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines, with data mining carried out using the Dimensions database. The analysis was performed using VOSviewer software to identify research trends, keyword relationships, and patterns of author collaboration. The results indicate that the number of publications fluctuated but showed an overall upward trend, with a significant increase after 2021 and reaching a peak in 2025. Based on network visualization and overlay visualization results, research on digital learning media in technical and vocational education demonstrates an interconnected thematic structure that evolves dynamically. The keyword “vocational education and training” serves as a central node integrating various topics, such as learning and learning outcomes, the use of multimedia and technology, the development of media based on the ADDIE model, the utilization of virtual laboratories, and the implementation of immersive technologies such as augmented reality. Over time, the research focus has shifted from online learning and conventional multimedia toward more advanced digital technologies grounded in cognitive theory, such as cognitive load theory, android-based courseware, and the strengthening of 21st-century skills relevant to industry needs. Overall, the findings indicate substantial research opportunities related to the integration of artificial intelligence (AI) in digital learning media within the field of technical and vocational education, and this topic is recommended as a direction for future research
Tren Penelitian Learning Management System (LMS) dalam Pendidikan Vokasi: Analisis Bibliometrik Roni Arya Gunawan; Purwandari Nur Tristianingsih; Nofi Nofrial
Jurnal Busana & Budaya Vol. 6 No. 1 (2026): April : Jurnal Busana dan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v6i1.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perkembangan penelitian mengenai Learning Management System (LMS) dalam pendidikan teknik dan kejuruan. Penelitian menggunakan pendekatan analisis bibliometrik yang dilaksanakan berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) penambangan data pada basis data Scopus. Analisis ini dilakukan mengunakan software aplikasi RStudio untuk mengidentifikasi tren penelitian, keterkaitan kata kunci, serta pola kolaborasi penulis. Hasil analisis menunjukkan 29 artikel yang terindeks Scopus pada periode 2021–2026, diketahui bahwa penelitian mengenai LMS dalam pendidikan teknik dan kejuruan masih berada pada tahap perkembangan dengan tingkat pertumbuhan publikasi yang belum stabil. Analisis kata kunci dan struktur tematik menunjukkan bahwa tema Learning Management System, TVET, dan gamification merupakan fokus utama yang saat ini berkembang dalam penelitian. Kata kunci Vocational education berperan sebagai tema dasar yang memiliki relevansi tinggi tetapi masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LMS telah menjadi komponen penting dalam pengembangan pendidikan teknik dan kejuruan di era digital. Namun, untuk meningkatkan efektivitas dan relevansinya terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21, diperlukan penelitian lanjutan yang mengintegrasikan teknologi cerdas, memperluas kolaborasi internasional, serta mengembangkan model LMS yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik dan tuntutan dunia industri.