Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tren Penelitian Learning Management System (LMS) dalam Pendidikan Vokasi: Analisis Bibliometrik Roni Arya Gunawan; Purwandari Nur Tristianingsih; Nofi Nofrial
Jurnal Busana & Budaya Vol. 6 No. 1 (2026): April : Jurnal Busana dan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v6i1.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perkembangan penelitian mengenai Learning Management System (LMS) dalam pendidikan teknik dan kejuruan. Penelitian menggunakan pendekatan analisis bibliometrik yang dilaksanakan berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) penambangan data pada basis data Scopus. Analisis ini dilakukan mengunakan software aplikasi RStudio untuk mengidentifikasi tren penelitian, keterkaitan kata kunci, serta pola kolaborasi penulis. Hasil analisis menunjukkan 29 artikel yang terindeks Scopus pada periode 2021–2026, diketahui bahwa penelitian mengenai LMS dalam pendidikan teknik dan kejuruan masih berada pada tahap perkembangan dengan tingkat pertumbuhan publikasi yang belum stabil. Analisis kata kunci dan struktur tematik menunjukkan bahwa tema Learning Management System, TVET, dan gamification merupakan fokus utama yang saat ini berkembang dalam penelitian. Kata kunci Vocational education berperan sebagai tema dasar yang memiliki relevansi tinggi tetapi masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LMS telah menjadi komponen penting dalam pengembangan pendidikan teknik dan kejuruan di era digital. Namun, untuk meningkatkan efektivitas dan relevansinya terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21, diperlukan penelitian lanjutan yang mengintegrasikan teknologi cerdas, memperluas kolaborasi internasional, serta mengembangkan model LMS yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik dan tuntutan dunia industri.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Mikekena melalui Integrasi Tata Kelola Keuangan, Teknologi Tepat Guna, dan Pemasaran Digital dalam Pengembangan Usaha Kopi Arabika Choms Gary Ganda Tua Sibarani; Sabda Dian Nurani Siahaan; Hasianna Nopina Situmorang; Juniar Hutahaean; Saronom Silaban; Siti Ulgari; Mena Fadillia Lukman; Purwandari Nur Tristianingsih; Lenti Susanna Saragih
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 4 (2026): November (IN PRESS)
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i4.22347

Abstract

This community service program aims to strengthen the capacity of the Mikekena Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani [KWT]) in Boangmanalu Village, Pakpak Bharat Regency, Indonesia, to develop its Arabica coffee business through the integration of financial management, appropriate technology adoption, and digital marketing. The program actively engaged 20 group members and adopted a Participatory Action Research (PAR) approach. Data were collected through observations, interviews, documentation, and pre-test and post-test assessments. The data were analyzed using descriptive comparative and percentage analyses. The results indicate improvements in participants' understanding of financial management and digital marketing, with increases of 45.8% and 48.2%, respectively. In terms of production, coffee hulling capacity increased substantially from 40 kg to 90 kg per hour, representing a 125% increase, while working time was reduced by 55.5%. Regarding marketing, the group successfully established and operated official digital marketing channels through Instagram (@mikekenakopi_kwt), Facebook, WhatsApp Business, and an active Shopee store. The integrated program contributed to improved operational efficiency and a shift in the group's sales orientation from raw coffee beans to higher-value processed products. These outcomes are expected to strengthen the group's sustainable economic self-reliance.
Utilization of a Paddy Thresher Machine to Increase Production Capacity of the Makmur Mandiri Farmers’ Group in Boangmanalu Village, Pakpak Bharat Regency Saronom Silaban; Purwandari Nur Tristianingsih; Sabda Dian Nurani Siahaan; Juniar Hutahaen; Siti Ulgari
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 4 (2026): November (IN PRESS)
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i4.22503

Abstract

Manual rice threshing remains a major bottleneck in rural post-harvest operations, contributing to low operational efficiency, high labor demands, and potential grain losses. This community service program aims to improve post-harvest efficiency and operational capacity among members of the Makmur Mandiri Farmers’ Group in Boangmanalu Village, Pakpak Bharat Regency, by introducing and implementing mechanical rice threshing technology. The program involved 20 farmers and was conducted through five structured stages: socialization, hands-on training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The results showed that the use of a mechanical rice thresher increased threshing capacity to approximately 100 kg per hour, achieving a processing rate approximately five times higher than that of traditional manual methods while reducing farmers’ physical workload. Furthermore, collective ownership of the machine reduced the group's dependence on costly external equipment rental services, which typically cost IDR 850,000–1,250,000 per hectare. The formal handover of the equipment, combined with practical training in operation and maintenance, enabled group members to acquire the skills necessary to operate and maintain the technology independently. Overall, the adoption of appropriate post-harvest technology provides tangible benefits in improving agricultural operational efficiency and strengthening the institutional capacity of farmer groups.