Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Eksplorasi Pembuatan Motif Kerawang Gayo Lues Menggunakan Teknik Slashing Pada Busana Ready To Wear Isma Sinarta Tarigan; Fadhilah Fadhilah; Novita Novita; Agung Rorhi Prayudha
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51788

Abstract

Teknik slashing merupakan salah satu metode fabric manipulation untuk menghasilkan tekstur dan visual baru pada kain. Namun, penggunaannya dalam busana bermotif tradisional, khususnya motif Kerawang Gayo Lues dari Aceh masih sangat terbatas. Motif tersebut pada umumnya diwujudkan melalui teknik bordir, sulam, atau printing. Teknik slashing berpotensi memberikan tampilan visual yang segar tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain busana ready to wear dengan menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing, menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing pada busana ready to wear, dan mengetahui pendapat informan terhadap kualitas produk busana ready to wear dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan secara terstruktur melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling, dengan subjek penelitian yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu meliputi 1 dosen dan 3 mahasiswa Tata Busana yang memahami teknik pembuatan Fabric manipulation, 1 orang kurator budaya etnis Gayo yang memiliki pemahaman tentang motifkerawang Gayo. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) dua model busanaready to wearberhasil dikembangkan dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknikslashing(2) produk ini memiliki keunikan, nilai estetika tinggi, dan berhasil menonjolkan identitas visual motif kerawang Gayo Lues secara modern. Mayoritas informan menyatakan bahwa mereka lebih menyukai busana model 2. Preferensi ini didasarkan pada tampilan visual model tersebut yang dinilai lebih berwarna namun tetap mempertahankan keharmonisan desain. Selain itu, penerapan teknik slashing pada model 2 dianggap lebih presisi dibandingkan dengan model 1. Temuan ini mengindikasikan bahwa model 2 lebih relevan dengan preferensi target audiens, khususnya kalangan muda yang menggemari gaya busana berkarakter tegas.Kata Kunci: Fabric Manipulation, Teknik Slashing, Kerawang Gayo Lues
Penerapan Motif Kain Tenun Songket Aceh Besar Pada Produk Pakaian Ready To Wear Dengan Teknik Digital Printing Cut Fidiyah Risya Azilla; Fadhilah Fadhilah; Fitriana Fitriana; Agung Rorhi Prayudha
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51787

Abstract

Kain tenun songket Aceh Besar merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai-nilai budaya serta keindahan yang tinggi. Meskipun diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, motif tradisional kain tenun songket Aceh Besar kurang dikenal di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Fenomena ini disebabkan karena busana siap pakai (ready to wear) dengan teknik digital printing yang terdapat dipasaran pada umumnya menggunakan motif-motif modern, sangat jarang ditemui yang menggunakan motif tradisional khususnya motif tenun songket Aceh Besar pada produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkankan motif kain tenun songket Aceh Besar pada busana ready to wear dengan menggunakan teknik digital printing dan mengetahui daya tarik informan terhadap produk yang dihasilkan serta mengetahui peluang untuk produk ini di pasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian eksperimen terapan sebagai bagian dari metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, wawancara, dan eksperimen terapan. Hasil dari penelitian ini adalah dua produk pakaian ready to wear menggunakan desain motif geulima meupucok dan ireh halua dengan dua model dengan warna yang berbeda. Produk I berupa gamis berwarna biru dengan penerapan motif tenun songket Aceh Besar pada bagian lapisan depan yang bersambung dengan badan depan, dan produk II berupa kemeja wanita bewarna coklat dengan penerapan motif pada bagian badan depan. Diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai motif tradisional Aceh Besar menjadi inspirasi bagi desainer dan produsen untuk memanfaatkan motif-motif budaya lokal dalam busana siap pakai, serta ikut andil dalam pelestarian dan pengenalan kembali warisan budaya Indonesia.Kata Kunci: Motif tenun songket Aceh Besar, busana ready to wear, digital printing.
Efektifitas Penggunaan Richpeace Computer Aided Design (CAD) Terhadap Hasil Pembuatan Pola Rok Draperi Pada Mata Kuliah Desain Komputer Nasya Aziza; Rosmala Dewi; Agung Rorhi Prayudha
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51783

Abstract

Pembuatan pola draperi secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan bahan yang memadai sehingga proses pembuatannya menimbulkan limbah kertas yang dihasilkan dari pembuatan pola manual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan Richpeace CAD terhadap hasil pola rok draperi dan faktor apa saja yang mempengaruhi ketepatan pola melalui metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini 72 mahasiswa Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga konsentrasi Tata Busana FKIP Universitas Syiah Kuala, yang mengikuti mata kuliah Desain Komputer pada semester 4. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengisian kuesioner secara online menggunakan google form melalui WhatsApps. Pada Teknik analisis data menggunakan uji analisis deskriptif, uji N-Gain, uji homogenitas, uji Mann Whitney, dan uji signifikansi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Richpeace CAD pembuatan pola rok draperi dapat dilihat dari hasil analisis N-Gain pada nilai pretest dan postest kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata (mean) sebesar 60,74 termasuk kategori cukup efektif. Penggunaan aplikasi ini secara menyeluruh dapat membantu dan mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia industri fashion yang mengharuskan memiliki keahlian dibidang teknologi digital.Kata Kunci : Aplikasi Richpeace CAD; Mata Kuliah Desain Komputer; Rok draperi
Bibliometric Analysis of Research Trends in Digital Learning Media for Technical and Vocational Education and Training (TVET) Roni Arya Gunawan; Agung Rorhi Prayudha; Purwandari Nur Tristianigsih
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2026): July
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i2.115918

Abstract

This study aims to map the trends, research focus, and developmental dynamics of studies on digital learning media in technical and vocational education during the period 2016–2026. The study employed a bibliometric analysis approach conducted in accordance with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines, with data mining carried out using the Dimensions database. The analysis was performed using VOSviewer software to identify research trends, keyword relationships, and patterns of author collaboration. The results indicate that the number of publications fluctuated but showed an overall upward trend, with a significant increase after 2021 and reaching a peak in 2025. Based on network visualization and overlay visualization results, research on digital learning media in technical and vocational education demonstrates an interconnected thematic structure that evolves dynamically. The keyword “vocational education and training” serves as a central node integrating various topics, such as learning and learning outcomes, the use of multimedia and technology, the development of media based on the ADDIE model, the utilization of virtual laboratories, and the implementation of immersive technologies such as augmented reality. Over time, the research focus has shifted from online learning and conventional multimedia toward more advanced digital technologies grounded in cognitive theory, such as cognitive load theory, android-based courseware, and the strengthening of 21st-century skills relevant to industry needs. Overall, the findings indicate substantial research opportunities related to the integration of artificial intelligence (AI) in digital learning media within the field of technical and vocational education, and this topic is recommended as a direction for future research
Pengaruh Live Streaming Terhadap Peningkatan Minat Beli Produk Fashion di Kalangan Mahasiswa Rahimul Ummi; Fadhilah; Agung Rorhi Prayudha
Jurnal Busana & Budaya Vol. 6 No. 1 (2026): April : Jurnal Busana dan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v6i1.1907

Abstract

Tren live streaming dalam pemasaran digital telah mengubah perilaku konsumen, di mana keputusan pembelian tidak lagi hanya berdasarkan kebutuhan, tetapi juga dipengaruhi oleh tampilan produk, interaksi dengan penjual, dan promosi yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh live streaming terhadap minat beli produk fashion mahasiswa, serta melihat hubungan signifikan antara aktivitas menonton live streaming dengan minat beli tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan populasi 17.087 mahasiswa Universitas Syiah Kuala angkatan 2018–2024 dan sampel 99 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner online. Instrumen diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas, kemudian dilakukan uji normalitas dan linearitas. Analisis data meliputi analisis deskriptif, regresi sederhana, korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap minat beli mahasiswa. Interaksi langsung, penyajian konten yang menarik, serta kejelasan informasi produk selama siaran menjadi faktor penting yang mendorong minat beli. Dengan demikian, live streaming dinilai efektif sebagai strategi promosi digital bagi mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial dan platform belanja online.
Penerapan Motif Aceh Menggunakan Teknik Sulam Pada Hiasan Dinding Plastik Mika Salsabila Arwa Karin; Agung Rorhi Prayudha; Laili Suhairi
Jurnal Busana & Budaya Vol. 6 No. 1 (2026): April : Jurnal Busana dan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v6i1.1986

Abstract

Perkembangan sulam tangan umumnya terletak pada teknik dan motifnya, sehingga media sulaman menjadi peluang besar terhadap inovasi baru. Penelitian ini bertujuan menciptakan produk kerajinan yang inovatif dan memperkenalkan motif Aceh selain motif yang sudah terkenal dengan pemanfaatan plastik mika. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen terapan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Eksperimen pembuatan hiasan dinding dilaksanakan dengan teknik sulam pada plastik mika. Setelah eksperimen, wawancara dilaksanakan kepada para informan. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 5 (lima) orang, yaitu 3 (tiga) praktisi sulam dan 2 (dua) pengrajin hiasan dinding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain rangkaian motif Aceh tersebut dinilai berhasil menerapkan motif-motif khas Aceh oleh para informan. Peneliti berhasil menerapkan sulam pada plastik mika sebagai pengganti kain dan menjadikannya hiasan dinding. Tanggapan para informan juga menunjukkan bahwa pemakaian plastik mika sebagai media sulam atau tempat sulam dinilai berhasil menjadi inovasi yang unik dalam memanfaatkan bahan selain kain serta hasil sulaman yang berdimensi memberi tampilan baru dari kerajinan sulam pada umumnya.