Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pengelolaan Sampah Kreatif Bernilai Ekonomis di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak sebagai Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Cindya Alfi; Mohamad Fatih; Dewi Alvina Salsabila; Eryka Dwirisdianti; Fadilla Nur Alifah; Fara Dzatul Indriana; Farihatul Ulfa; Iftya Eka Aristianti; Intana Rahmadhani Purnomo; Istiqomah Dwi Lestari; Mayyazatil Milla Kholis; Nailuz Zahrotul Fuadiah; Nikmatul Lailiyah; Putri Ayu Umahatul Permatasari; Tania Salvira Arfilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4749

Abstract

Eco Creative Day merupakan kegiatan pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kreativitas anak-anak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Sabilul Muhtadien Plosokerep melalui pengelolaan sampah menjadi produk yang bernilai guna dan ekonomis. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan anak-anak panti akan pembinaan karakter dan keterampilan hidup. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis pengalaman (experiential learning) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengolah barang bekas menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan sampah, menumbuhkan karakter peduli lingkungan, serta mengembangkan sikap tanggung jawab, kreativitas, dan kerja sama. Kegiatan ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), melalui penguatan karakter dan pemanfaatan sampah secara kreatif dan berkelanjutan.
Agro Inovasi Berbasis Infus : Efisiensi Keuangan dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Cabai di Lahan Pertanian Desa Akhmad Rifa’i; Chintya Putri Prasetyaningayu; Putri Ayu Umahatul Permatasari; Mayasita Lailatul Fitria; Salma Fatia; Akbar Khairat Ajiseno; Imam Aditya; Yesy Amhelya; Alfan Nawal Aufa; Muhammad Farkhan Ashari; Firlia Sayidatu Zahrok; Chandra Febrian Amukti; Furqan Hudana Tsabit; Fenti Zya Ain Salwa Q; M.Aditya Rahmad G; Alya Fitriani; Muhammad Putra Pratama; Inas Maki Jannata Khulud
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 7 No. 1 (2026): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v7i1.3121

Abstract

Agriculture is a vital sector in Gunung Gede Village, Wonotirto District, Blitar Regency, but faces labor constraints due to the migration of productive age groups and water availability constraints due to the hilly geographical conditions. The traditional irrigation system still in use tends to be wasteful of energy and water, resulting in low efficiency in horticultural plant care. This study aims to develop and implement an infusion-based irrigation innovation as a simple, inexpensive, and environmentally friendly solution to improve water and labor efficiency. The method used is a participatory approach through the Community Service (PkM) program, including land surveys, consultations with farmer groups, tool design, outreach, and direct field practice. The implementation results show that the infusion system can save water use by 30–40%, reduce dependence on labor, and improve the consistency of water and nutrient delivery to plants. In addition, this innovation increases farmer enthusiasm and has the potential to attract the younger generation to become involved in the agricultural sector. In conclusion, infusion-based agro-innovation is effective as an adaptive solution to support water-efficient agriculture in hilly areas and has the potential to be developed sustainably.