Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Keuangan Digital Masyarakat Dalam Menghadapi Maraknya Investasi Ilegal: Penelitian Clara Neltje Meini Rotinsulu; Pemy Christiaan; Qonita Karima; Yuni Riskita Mangopo; Ngurah Pandji Mertha Agung Durya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5397

Abstract

Kegiatan peningkatan literasi keuangan digital masyarakat dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman, sikap, dan perilaku finansial masyarakat dalam menghadapi maraknya investasi ilegal di era digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap identifikasi kebutuhan dan analisis kondisi awal, penyusunan materi edukasi, sosialisasi, simulasi dan studi kasus, pendampingan, edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang nyata terhadap konsep keuangan digital, termasuk jenis layanan, mekanisme transaksi, serta manfaat dan risiko yang menyertainya. Selain itu, masyarakat mengalami peningkatan kesadaran kritis terhadap berbagai bentuk investasi ilegal, ditandai dengan kemampuan mengenali ciri-ciri penawaran bermasalah dan meningkatnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi investasi. Kegiatan ini juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat menuju pengambilan keputusan finansial yang lebih rasional, terukur, dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kemampuan dalam membedakan investasi legal dan ilegal. Dampak lain yang terlihat adalah tumbuhnya kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola keuangan digital secara aman dan produktif, serta terbentuknya budaya diskusi dan berbagi informasi keuangan yang sehat di lingkungan sosial. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan dan ketahanan masyarakat menghadapi perkembangan investasi digital yang semakin kompleks, sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem keuangan digital yang lebih aman dan berkelanjutan.
THE ROLE OF ISLAMIC EDUCATION IN SHAPING SOCIAL IDENTITY IN CONTEMPORARY MUSLIM SOCIETIES Muhammad Mahfud; Laila Ngindana Zulfa; Qonita Karima; Makhrus Ali; Aom Thai
Journal of Noesantara Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jnis.v3i1.3373

Abstract

Islamic education has long served as a central institution for transmitting religious knowledge, moral values, and collective norms within Muslim societies. In contemporary contexts marked by globalization, social diversity, and identity contestation, the role of Islamic education in shaping social identity has gained renewed scholarly attention. This study aims to examine how Islamic education contributes to the formation of religious identity, social belonging, and civic orientation in contemporary Muslim societies. The research employed a quantitative cross-sectional design involving students from Islamic educational institutions across diverse social settings. Data were collected using validated questionnaires measuring educational exposure, religious identity, ethical orientation, and social engagement, and were analyzed through descriptive and inferential statistical techniques. The findings indicate that Islamic education significantly influences social identity formation by strengthening religious self-understanding, promoting shared moral values, and fostering a sense of communal belonging. Positive associations were also found between Islamic education and civic engagement, suggesting an integrative identity orientation rather than social withdrawal. The study concludes that Islamic education functions as a multidimensional socializing process that mediates between religious tradition and contemporary social realities.