Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Contingency Management Dan Dukungan Sebaya Terhadap Kepatuhan ARV Pada PSK Terduga Positif HIV Kusno Haryanto; Iin Hardiyati; Errol Rakhmad Noordam
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/3sfr1z85

Abstract

Infeksi HIV pada pekerja seks komersial masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama terkait kepatuhan terapi antiretroviral (ARV). Kepatuhan yang rendah dapat menyebabkan kegagalan terapi dan meningkatkan risiko penularan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh contingency management dan dukungan sebaya terhadap kepatuhan ARV pada pekerja seks komersial terduga positif HIV. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa contingency management dan dukungan sebaya masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan ARV. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan secara parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan perilaku dan sosial saling melengkapi dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan. Pembahasan menegaskan bahwa penguatan motivasi melalui insentif dan dukungan emosional dari sebaya mampu membantu pekerja seks mengatasi hambatan psikososial dan struktural dalam terapi ARV. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya intervensi multidimensional berbasis perilaku dan dukungan sosial untuk meningkatkan keberhasilan program ARV pada populasi kunci HIV.
Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Obat dan Ketersediaan Obat pada Pasien Rawat Jalan dengan Penyakit Degeneratif Lina Komalasari; Nirmala Manik; Masita Sari Dewi; Kusno Haryanto
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2456

Abstract

Mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit dapat dinilai antara lain melalui waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara  waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat dengan kepuasan pasien penyakit degeneratif  (hipertensi dan diabetes melitus) di poli penyakit dalam Rumah Sakit Kartika Husada Setu. Penelitian  menggunakan metode observasional kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 74 responden yang  dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi  dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa 87,83% responden memperoleh waktu tunggu pelayanan obat yang memenuhi standar dan  95,95% memperoleh obat yang tersedia sesuai resep. Tingkat kepuasan pasien yang disampaikan menjadi 39,2%  sangat puas, 36,5% puas, dan 24,3% tidak puas. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan  yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan obat dengan kepuasan pasien (p-value = 0,004),  sedangkan ketersediaan obat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien  (p-value = 0,130). Dapat disimpulkan bahwa waktu tunggu pelayanan obat berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan, sedangkan ketersediaan obat tidak berhubungan secara signifikan dengan  kepuasan pasien.