Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah berlebihan selama kehamilan yang dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, penurunan berat badan, serta berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis ibu hamil. Selain menimbulkan gangguan fisik, hiperemesis gravidarum juga berpotensi menyebabkan kecemasan, stres, depresi, dan penurunan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu faktor yang dapat membantu ibu hamil dalam menghadapi kondisi tersebut adalah dukungan suami. Dukungan suami yang diberikan dalam bentuk emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran dukungan suami terhadap aspek psikologi pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang diperoleh dari database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan sumber ilmiah lainnya yang dipublikasikan pada tahun 2023–2026. Artikel yang dipilih disesuaikan dengan topik penelitian dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan suami memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi psikologis ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Ibu hamil yang memperoleh dukungan suami yang baik cenderung memiliki tingkat kecemasan, stres, dan depresi yang lebih rendah dibandingkan dengan ibu yang kurang mendapatkan dukungan. Dukungan suami juga berperan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, rasa aman, motivasi, dan kualitas hidup ibu selama masa kehamilan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan suami merupakan faktor penting yang berpengaruh positif terhadap aspek psikologi ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Oleh karena itu, keterlibatan suami dalam memberikan dukungan selama masa kehamilan perlu ditingkatkan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan ibu hamil.