Lisa Putri Utami Damanik
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The relationship between mothers' knowledge and experience and their skills in providing first aid for choking Kismiasih Adethia; Sri Dewi Hayati; Nurazizah Nurazizah; Lisa Putri Utami Damanik; Diah Pitaloka; Sri Rezeki; Safira Sarnima
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 11 (2026): February Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i11.2530

Abstract

Background: Choking is a medical emergency caused by airway obstruction by a foreign object that can potentially cause instant death, especially in young children. World Health Organization (WHO) data records thousands of cases of choking in children under three years of age each year, with food and foreign objects being the main causes. In Indonesia, choking contributes significantly to infant mortality, particularly during breastfeeding. A limited cough reflex and a narrow airway increase the risk of fatality. Successful treatment depends heavily on the speed and accuracy of first aid provided by those closest to the child, especially the mother. Purpose: To analyze the relationship between the level of knowledge and experience of mothers with their skills in providing first aid in cases of choking. Method: This study used an analytical design with a cross-sectional approach. Subjects were mothers of young children in Bangun Rejo Village. Data were collected through a questionnaire to measure knowledge and experience, as well as observation sheets for first aid skills related to choking. Data were analyzed statistically to assess the relationship between variables. Results: The study results showed a significant relationship between mothers' knowledge and experience and their first aid skills in choking. Mothers with greater knowledge and experience tended to have more adequate skills. Conclusion: Mothers' knowledge and experience play a crucial role in improving first aid skills in choking cases. Basic Life Support education and training need to be improved to prevent child deaths due to airway obstruction at the household level.
Pengaruh Peran Dukungan Suami terhadap Aspek Psikologi pada Ibu Hamil yang Mengalami Hiperemesis Gravidarum di Puskesmas Pasar Merah Kecamatan Medan Kota Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Tivani Sephine Tampubolon; Mesrida Simarmata; Lisa Putri Utami Damanik; Riska Susanti; Tiurma Novelin Sitohang; Isa Bela Simanjuntak; Erna Wati Sinaga
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60366

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah berlebihan selama kehamilan yang dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, penurunan berat badan, serta berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis ibu hamil. Selain menimbulkan gangguan fisik, hiperemesis gravidarum juga berpotensi menyebabkan kecemasan, stres, depresi, dan penurunan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu faktor yang dapat membantu ibu hamil dalam menghadapi kondisi tersebut adalah dukungan suami. Dukungan suami yang diberikan dalam bentuk emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran dukungan suami terhadap aspek psikologi pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang diperoleh dari database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan sumber ilmiah lainnya yang dipublikasikan pada tahun 2023–2026. Artikel yang dipilih disesuaikan dengan topik penelitian dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan suami memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi psikologis ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Ibu hamil yang memperoleh dukungan suami yang baik cenderung memiliki tingkat kecemasan, stres, dan depresi yang lebih rendah dibandingkan dengan ibu yang kurang mendapatkan dukungan. Dukungan suami juga berperan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, rasa aman, motivasi, dan kualitas hidup ibu selama masa kehamilan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan suami merupakan faktor penting yang berpengaruh positif terhadap aspek psikologi ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum. Oleh karena itu, keterlibatan suami dalam memberikan dukungan selama masa kehamilan perlu ditingkatkan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan ibu hamil.