Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inpatient Satisfaction Level Regarding the Quality of Services at Tamberu Barat Agoesta Pralita Sari; Isnaini Novita Sari; Fajarirayul Jamila; Rahayu Yuliana Watiningrum
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.361

Abstract

Introduction: The quality of healthcare services is reflected in the level of patient satisfaction. Patient satisfaction is the feeling experienced by patients as a result of the performance of healthcare services, which is assessed by comparing the services received with their expectations. If the healthcare services meet or exceed patients’ expectations, they will feel satisfied. This study aims to explore and understand the main reasons why most of the community prefers to use other community health centers (puskesmas) instead of Tamberu Barat Community Health Center as their primary healthcare facility. Methods: This study used a descriptive research strategy. The population consisted of 100 patients. The sample was determined using the Slovin formula. A non-probability sampling method, specifically purposive sampling, was used in this study. Results: It was found that for the reliability dimension, 73 respondents were satisfied, while 7 were not. For the assurance dimension, 73 respondents were satisfied and a small number, 7 respondents, were not. For the tangibility dimension, 71 respondents were satisfied and 9 were not. For the empathy dimension, 73 respondents were satisfied and 7 were not. For the responsiveness dimension, 73 respondents were satisfied and 7 were not. Conclusion:In terms of inpatient satisfaction: 73 respondents were satisfied with the reliability dimension; 70 respondents were satisfied with the assurance dimension; 73 respondents were satisfied with the tangibles dimension; 73 respondents were satisfied with the empathy dimension; and 73 respondents were highly satisfied with the responsiveness dimension. Recommendation: All healthcare staff at the Puskesmas are advised to pay more attention to the completeness of medical equipment and to provide services in accordance with the predetermined schedule Keyword: Quality of service, Inpatient care, Satisfaction level
PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN BANYUANYAR KABUPATEN Rahayu Yuliana Watiningrum; Agoesta Pralita Sari; Putri Resmawati; Isnaini Novitasari; Citra Elly Agustina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.366

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Salah satu upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis adalah senam hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test and post-test control group design. Sampel berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 14 responden menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan senam hipertensi sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p=0,018 (<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai p=0,157 (>0,05). Senam hipertensi terbukti berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi sehingga dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah.
HUBUNGAN ANTARA STATUS EKONOMI, TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PUSKESMAS DENGAN TINGKAT KUJUNGAN MASYARAKAT KE PUSKESMAS BANBARU Arif Rahman Hakim; Mukhlish Hidayat; Agoesta Pralita Sari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2025): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Puskesmas Banbaru merupakan satu-satunya fasilitas pelayanan kesehatan di Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat. Namun, tingkat kunjungan masyarakat ke Puskesmas ini masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status ekonomi, tingkat pengetahuan, dan persepsi masyarakat terhadap Puskesmas dengan tingkat kunjungan ke Puskesmas Banbaru.   Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan crosssectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis menggunakan uji korelasi sederhana serta korelasi berganda melalui aplikasi SPSS.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara status ekonomi (r=0,562), tingkat pengetahuan (r=0,627), dan persepsi masyarakat (r=0,601) dengan tingkat kunjungan ke Puskesmas Banbaru (p<0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki hubungan yang cukup kuat dengan tingkat kunjungan masyarakat, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,467.   Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan status ekonomi, pengetahuan, dan persepsi positif masyarakat terhadap Puskesmas dapat mendorong peningkatan akses dan kunjungan ke fasilitas layanan kesehatan, khususnya di wilayah terpencil