Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Salah satu upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis adalah senam hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test and post-test control group design. Sampel berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 14 responden menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan senam hipertensi sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p=0,018 (<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai p=0,157 (>0,05). Senam hipertensi terbukti berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi sehingga dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah.
Copyrights © 2026