Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Bank Sampah sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan di Kota Tangerang Selatan Nadia Khoerotunnisa; Marsha Nara Andira; Resdyandi S Dinata; Reihan Ahmad Maulana; Abdul Rahman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2053

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan populasi dan aktivitas di perkotaan, masalah pengelolaan sampah menjadi masalah lingkungan yang semakin kompleks. Dalam pengelolaan sampah rumah tangga, Kota Tangerang Selatan menghadapi masalah yang signifikan, yang menyebabkan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terbatas dan juga meningkatkan tingkat kerentanan dari pencemaran lingkungan dan banjir. Program Bank Sampah berbasis partisipasi masyarakat merupakan bentuk kebijakan yang dibuat oleh pemerintah daerah sebagai solusi dari mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kebijakan Bank Sampah diterapkan sebagai upaya pengelolaan lingkungan di Kota Tangerang Selatan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menggunakan data sekunder dari jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, laporan pemerintah, dan publikasi media yang relevan. Penelitian ini menggunakan model implementasi dari kebijakan George C. Edwards III. Model tersebut menyoroti empat faktor utama: komunikasi kebijakan, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kebijakan Bank Sampah di Kota Tangerang Selatan telah berjalan dengan baik dan telah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemilahan sampah dan memberikan nilai ekonomi dari sampah anorganik. Namun demikian, kekurangan sumber daya, partisipasi masyarakat yang tidak konsisten, insentif yang kurang bagi pengelola, dan sistem koordinasi antarlembaga yang tidak terintegrasi menyebabkan kebijakan tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, penelitian ini menyarankan peningkatan komunikasi kebijakan yang konsisten, peningkatan dukungan sumber daya dan keterampilan pengelola, dan peningkatan koordinasi birokrasi untuk mencapai pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui program Bank Sampah Kota Tangerang Selatan.
Model Pendampingan Penguatan Kesehatan Mental Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Bagi Tenaga Kerja Nadia Khoerotunnisa; Akhmad Fatwa Abdullah; Mawar
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3094

Abstract

Kesehatan mental tenaga kerja menjadi dimensi yang semakin penting karena berkaitan erat dengan produktivitas dan pembangunan ekonomi, namun aspek ini masih kurang mendapat perhatian dalam model pendampingan tenaga kerja di Indonesia. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pendampingan penguatan kesehatan mental berbasis kerangka Job Demands-Resources (JD-R) sebagai upaya meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipan dan analisis data sekunder dari dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, serta Webinar Ketenagakerjaan Kemnaker RI tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendampingan yang berjalan saat ini masih bersifat reaktif dan belum menjawab tiga kesenjangan utama, yaitu pengelolaan tuntutan kerja, penguatan sumber daya kerja, serta pengembangan sumber daya personal pekerja. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menawarkan model pendampingan integratif berbasis tiga pilar, yakni pencegahan dan pengurangan tuntutan kerja berbahaya, penguatan sumber daya kerja dan personal, serta dialog sosial lintas aktor. Ketiga pilar ini diharapkan mampu menekan angka gangguan kesehatan mental, menurunkan burnout dan turnover, sekaligus meningkatkan produktivitas tenaga kerja apabila diterapkan secara konsisten dan didukung koordinasi lintas kementerian.