Mohammad Shiddiq
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Kendari

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Rasio Keuangan Pada Perusahaan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Muhammad Fajar Alamsyah Razak; Nur Patmasari; Anida Almira Said; Muhammad Sabrian Oehoedoe; Mohammad Shiddiq
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i01.3124

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak pada seluruh sektor ekonomi, sehingga perusahaan harus memiliki kinerja keuangan yang efisien agar dapat dinilai sebagai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Dengan menggunakan rasio keuangan likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan aktivitas pada tahun 2016-2020. Hasil penelitian ini berdasarkan rasio likuiditas yang diwakilkan dengan quick ratio dan working capital to total asset berada dalam kondisi keuangan yang likuid. Rasio profitabilitas yang di diwakilkan oleh rasio  net profit margin berada dalam kondisi yang sangat bagus sedangkan earning per share berada di bawah rata-rata perusahaan sejenis. Rasio solvabilitas yang diwakilkan oleh long term debt to equity ratio berada dalam kondisi yang sangat baik dan dikategorikan solvable. Rasio aktivitas yang diwakilkan working capital turnover berada dalam kondisi yang sangat baik karena terus mengalami perkembangan dalam 5 tahun terakhir begitu juga dengan rasio inventory turnover berada dalam kondisi yang sangat baik.
Peran Kinerja Keuangan dalam Meningkatkan Nilai Perusahaan: Studi pada Sektor Manufaktur Anisah Nadya Ananta; Anida Almirah Syahid; Mohammad Shiddiq; Muhammad Sabrian Oehoedoe; Nur Patmasari; La Ode Muhammad Saum Fasihu
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i01.3131

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi nilai perusahaan sektor manufaktur barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), khususnya pada periode sebelum dan saat terjadinya perlambatan ekonomi akibat pandemi. Nilai perusahaan menjadi indikator penting bagi investor dalam menilai prospek dan kinerja perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang diukur melalui rasio solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur sektor barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI. Metode penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sampel perusahaan yang memenuhi persyaratan selama periode pengamatan 2017–2019. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel yang paling dominan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan Return on Equity (ROE) sebagai proksi profitabilitas serta fokus pada sektor barang dan konsumsi pada periode sebelum pandemi. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan strategis.
Urgensi Etika Profesi Akuntan Dilihat Dari Perspektif Islam Mohammad Shiddiq; Muhammad Sabrian Oehoedoe; Anida Almirah Syahid; Anisah Nadya Ananta; Nur Patmasari; Muhammad Fajar Alamsyah Razak
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i01.3134

Abstract

Banyaknya kasus pelanggaran etika profesi akuntan dalam bisnis dan keprofesian yang terjadi pada perusahaan milik negara dan juga milik swasta menunjukkan adanya krisis moral dari pelaku binis dan profesi tersebut. Sementara profesi akuntan ketika menjalankan tugas profesionalnya maka harus melakukan seluruh kewajibannya serta menjunjung tinggi dan patuh kepada prinsip dasar etika profesi akuntan. Oleh karena itu etika merupakan hal yang sangat penting dalam peran akuntan tersebut sehingga kepercayaan ini tetap dapat dijaga dan dipertahankan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya etika profesi akuntan, yang diuraikan berdasarkan perspektif Islam dengan menggunakan metode library research. Karena Islam adalah agama universal, yang mengatur seluruh kehidupan termasuk masalah akuntansi dan bisnis. Dalam artikel ini dijelaskan bagaimana Islam menekankan betapa pentingnya etika dalam akuntansi yang bisa dihubungkan antara prinsip dasar kode etik akuntan dan sifat Rasulullah SAW. Jika hal ini dilakukan dan dilaksanakan, maka kasus kecurangan dan kasus pelanggaran etika lainnya yang terjadi dalam bisnis dan profesi dapat dicegah dan dihindari.
Pengaruh Foreign Corporate Governance terhadap Agresivitas Pajak di Indonesia dengan Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi muhammad sabrian oehoedoe; Mohammad Shiddiq; Anida Almirah Syahid; Anisah Nadya Ananta; Nur Patmasari; Muhammad Fajar Alamsyah Razak
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i01.3135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan secara empiris pengaruh kepemilikan asing, dewan komisaris asing, dan dewan direktur asing terhadap agresivitas pajak dengan kualitas audit sebagai moderator. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melakukan pengujian hipotesis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dari perusahaan sektor non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2018-2022. Teknik analisis penelitian menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan asing dan dewan komisaris asing memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap agresivitas pajak. Sementara itu, dewan direktur tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap agresivitas pajak. Hasil audit quality dengan akrual diskresioner terbukti bukan merupakan variabel moderasi untuk memperkuat atau melemahkan pengaruh masing-masing kepemilikan asing, dewan komisaris asing, dan dewan direktur asing, terhadap agresivitas pajak.
Financial Performance Analysis of PT Adhi Kartiko Pratama Tbk in the Post-IPO Period Based on Financial Ratios Anida Almirah Syahid; Anisah Nadya Ananta; Muhammad Sabrian Oehoedoe; Mohammad Shiddiq; Nur Patmasari; Muh. Fajar Alamsyah R.
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i01.3162

Abstract

This study aims to analyze the financial performance of PT Adhi Kartiko Pratama Tbk in the post–Initial Public Offering (IPO) period based on financial ratios. The research employs a descriptive method with a quantitative approach, using secondary data derived from the company’s financial statements published on the Indonesia Stock Exchange. The analysis is conducted by calculating and interpreting liquidity, profitability, and solvency ratios to evaluate the company’s financial condition during its early stage as a public company. The results indicate a decline in liquidity and profitability, reflecting an adjustment phase in operational activities and asset utilization after the IPO. Meanwhile, solvency ratios show a relatively stable capital structure with a growing contribution of equity financing. These findings suggest that the financial performance of newly listed companies should be assessed by considering the transitional nature of the post-IPO period.