Anissa Puteri Ayu CIta Resmi Sang Dyah Pitaloka
Poltekkes Kemenkes Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Masalah Mental Emosional Anak Prasekolah (3 - 5 tahun) di TK Al - Kautsar Kecamatan Cikancung Anissa Puteri Ayu CIta Resmi Sang Dyah Pitaloka; Riana Pascawati; Yulinda; Sri Wisnu Wardani
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i2.181

Abstract

Latar belakang: Perkembangan psikologis anak di usia prasekolah rentan terganggu oleh persoalan mental emosional, yang jika tidak tertangani dapat membawa konsekuensi hingga masa depan mereka. Cara orang tua mengasuh menjadi salah satu unsur penentu bagaimana anak belajar mengatur emosi dan menampilkan perilakunya sehari-hari. Tujuan: Riset ini disusun guna mengungkap keterkaitan antara gaya pengasuhan orang tua dengan timbulnya persoalan mental emosional pada anak usia 3–5 tahun. Metode: Menggunakan desain cross-sectional, sebanyak 67 responden direkrut lewat simple random sampling. Pengukuran gaya pengasuhan memakai Parenting Style and Dimensions Questionnaire (PSDQ), sementara kondisi mental emosional anak dinilai lewat Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME); data selanjutnya diuji memakai Chi-Square. Ditemukan bahwa gaya pengasuhan otoriter paling banyak dianut orang tua, sedangkan mayoritas anak berada pada kategori tanpa risiko masalah mental emosional. Hasil: Uji statistik mengonfirmasi keterkaitan yang bermakna antara gaya pengasuhan dengan kondisi mental emosional anak (p = 0,035); gaya otoriter dan permisif tercatat sebagai penyumbang terbesar munculnya persoalan tersebut. Simpulan: Merujuk pada hasil tersebut, orang tua dianjurkan beralih ke gaya pengasuhan demokratis yang menonjolkan keterbukaan komunikasi, kehadiran dukungan emosional, dan konsistensi aturan sebagai penunjang kesehatan emosi anak. Kata Kunci: anak prasekolah; masalah mental emosional; pola asuh orang tua