Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : MUSTEK ANIM HA

ANALISA MASUKNYA PEMBANGKIT LISTIRK TENAGA MESIN GAS 20 MW KEDALAM SISTEM TEGANGAN MENENGAH DI KABUPATEN MERAUKE Johan Karim; Acep Ponadi; Andi Azizah
MUSTEK Vol 8 No 03 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i03.2923

Abstract

Sistem distribusi tegangan menengah di kabupaten Merauke mengalami perubahan dengan masuknya PLTMG yang di operasikan bersama PLTD, lokasi yang berbeda dan supplai kebeban membutuhkan penelitian. Dengan mengunakan software PWS 13 ( power word simulator 13), maka Analisa Masuknya PLTMG 20 MW Kedalam Sistem Tegangan Menengah di Kabupaten Merauke Hasil simulasi yang didapat yaitu data beban Jam 7:00 wit total beban pelanggan 14 MW yang terdiri atas beban luar 6 MW dan beban dalam 8 MW. Untuk jam 13:00 dan 19:00 wit merupakan operasi beban puncak dengan daya pelanggan yang diterima adalah jam 13:00 beban pelanggan luar 8 MW dan beban dalam 9 MW, serta operasi jam 19:00 wit di peroleh beban luar 11 MW dan beban dalam 10 MW. PLTMG 20 MW dan PLTD 5 MW, slack bas pada PLTMG untuk beban luar 10 MW dan beban dalam 15 MW.
PERANCANGAN ANTENA YAGI UDA 11 ELEMEN PADA FREKUENSI 727.25 MHz (TVONE) MENGGUNAKAN SOFTWARE NEC-Win Pro V. 1.6.2e Azizah, Andi
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.490

Abstract

Antena merupakan perangkat yang memilki peranan yang sangat penting dalam sistem komunikasi tanpa kabel (wireless). Secara umum antena berfungsi sebagai pengubah gelombang yang dilewatkan pada saluran transmisi menjadi gelombang ruang bebas dan sebaliknya. Antena mempunyai peran yang cukup besar dalam sebuah perangkat.Dipol reflektor adalah kawat yang diletakkan di dekat dipol yang diberi sumber (driven element) yang bertugas mereflesikan balik gelombang yang mendatanginya. Sedangkan Dipol direktor adalah kawat yang di sekitar driven yang bertugas meneruskan gerakan gelombang yang mengenainya. Biasanya antena yang menggunakan sebuah reflektor dan beberapa direktor adalah antena Yagi. Antena yagi digunakan dari frekuensi 100 MHz sampai beberapa GHZ.Simulasi antena Yagi-Uda dengan sebelas elemen memiliki gain 9,22 dBi pada frekuensi 727.25 MHz. Nilai VSWR 1,351 pada frekuensi 727.25 MHz. Nilai front to back ratio 13,56 dB. Impedansi karakteristik simulasi antena Yagi-Uda pada frekuensi 727.25 MHz adalah 47.1 + j143 ohm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena Yagi yang dirancang sudah memiliki pola radiasi direksional.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 4G (LTE & WiMAX) Azizah, Andi
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.621

Abstract

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah forum industri yang mensertifikasi dan menstandarisasi produk-produk yang mengimplementasikan standar IEEE 802.16 WirelessMAN. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang dapat mengatasi berbagai aplikasi dengan cakupan MAN (Metropolitan Area Network), Penggunaan WiMAX untuk koneksi backhaul secara teknis dapat dilakukan karena kehadiran WiMAX dapat mengatasi permasalahan pada koneksi backhaul WiFi. Teknologi Long Term Evolution (LTE) merupakan standar terbaru teknologi jaringan bergerak, sebagai kembangan dari GSM (Global System for Mobile Communication)/ EDGE (Enhanced Data Rate for GSM Evolution) dan UMTS (Universal Mobile Telephone Standard)/HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). LTE (Long Term Evolution)  mampu memberikan kecepatan downlink hingga 100 Mbps dan uplink hingga 50 Mbps. Telkom dan First Media yang paling potensial mengembangkan WiMAX. Telkom dapat memanfaatkan teknologi WiMAX untuk meng-upgrade jaringan Speedy maupun Flexi. Namun sepertinya Telkom punya pilihan lain. Mungkin Telkom memilih GPON (Gigabit Possive Optical Network) untuk Speedy dan EVDO (Evolution Data Optimized)-LTE untuk Flexi. Berca baru melakukan komersial pada Februari 2011 dengan merk dagang WiGO. Jaringan WiGO tergelar di delapan kota yaitu Medan, Balikpapan, Batam, Denpasar, Makassar, Pekanbaru, Palembang, dan Pontianak. Sampai akhir tahun 2012 WiGO merencanakan 400 BTS WiMAX.
APLIKASI MIKROKONTROLER PADA PERALATAN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) UNTUK RELAY TEGANGAN PLN DAN SOLAR SEL Azizah, Andi; Andriyono, Andriyono
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.625

Abstract

Mikrokontroler (pengendali mikro) pada suatu rangkaian elektronik berfungsi sebagai pengendali yang mengatur jalannya proses kerja dari rangkaian elektronik. Didalam IC mikrokontroler terdapat CPU, Memory, timer, saluran komunikasi serial dan paralel, port input/output, ADC.Arduino adalah suatu perangkat prototipe elektronik berbasis mikrokontroler yang fleksibel dan open-source, perangkat keras dan perangkat lunaknya mudah digunakan. Perangkat ini ditujukan bagi siapapun yang tertarik/memanfaatkan mikrokontroler secara praktis dan mudah. Bagi pemula dengan menggunakan Board ini akan mudah mempelajari pengendalian dengan mikrokontroler, bagi desainer pengontrol menjadi Iebih mudah dalam membuat prototipe ataupun implementasi; demikian juga bagi para hobi yang mengembangkan mikrokontroler. Arduino dapat digunakan mendeteksi lingkungan dengan menerima masukan dan berbagai sensor (misal: cahaya, suhu, inframerah, ultrasonik, jarak, tekanan, kelembaban) dan dapat ‘men nya).Sistem Automatic Transfer Swich (ATS) yang memenuhi kriteria efektifitas dan efisiensi yang dapat mengendalikan daya litrik dari PLN maupun solar sel. Metode yang digunakan dalam perancangan ini menggunakan gendalikan’ peralatan sekitarnya (misal: lampu, berbagai jenis motor, dan aktuator lain Metode sekuensial, yang menggunakan inputan dalam menentukan keputusan dalam sebuah sistem yang terprogram sehingga perancangan peralatan ini didesain beberapa kondisi yang dapat terjadi didalam sistem.
TINJAUAN KEMAMPUAN PERAWATAN DAN PERBAIKAN ALSINTAN (ALAT DAN MESIN PERTANIAN) MASYARAKAT PETANI Andriyono, Andriyono; Azizah, Andi; Parenden, Daniel
MUSTEK ANIM HA Vol 8 No 1 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i1.2059

Abstract

Beberapa permasalahan perawatan dan perbaikan Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) di Kampung Matara adalah minimnya pengetahuan petani dalam ketrampilan dan penguasaan perawatan alsintan. Jauhnya jarak yang harus ditempuh petani apabila ada kerusakan pada Alsintan menyebabkan mahalnya biaya perbaikan. Tujuan kegiatan penelitian adalah ingin mengetahui seberapa besar kemapuan petani dalam memperbaiki Alsintan yang rusak dan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi petani di Kampung Matara tentang cara perawatan Alsintan. Sehingga petani dapat melakukan perawatan pada Alsintan yang mereka miliki. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan tahapan dari observasi, wawancara (petani dan ketua kelompok tani), pelatihan secara teori serta langsung mempraktekkan teknik perawatan dan perbaikan pada Alsintan milik petani yang ada. Hasil penelitian di Kampung Matara terdapat oleh 2 kelompok Tani, antara lain; 1). Kelompok Tani Mayo 1, dan 2). Kelompok Tani Mayo 2 dengan jumlah peserta sebanyak 8 orang operator Alsintan (4 orang Kelompok Tani Mayo 1 dan 4 orang Kelompok Tani Mayo 2), 1 teknisi, 1 teknisi merangkap mahasiswa dan dalam penelitian melibatkan 3 orang mahasiswa jurusan teknik mesin Universitas Musamus. Dari hasil observasi dan wawancara diketahui hampir semua peserta belum terlalu mengetaui masalah perawatan dan perbaikan Alsintan, setelah yang pelatihan penguasaan materi oleh peserta pelatihan meningkat. Sedangkan Alsintan dari kelompok tani yang rusak dapat diperbaiki dan dioperasikannya. Alat-alat yang rusak baik rusak ringan, rusak sedang maupun yang rusak berat serta dapat digunakan secara langsung untuk menggarap sawah pada musim gaduhan.
ANALISA MASUKNYA PEMBANGKIT LISTIRK TENAGA MESIN GAS 20 MW KEDALAM SISTEM TEGANGAN MENENGAH DI KABUPATEN MERAUKE Karim, Johan; Ponadi, Acep; Azizah, Andi
MUSTEK ANIM HA Vol 8 No 03 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i03.2923

Abstract

Sistem distribusi tegangan menengah di kabupaten Merauke mengalami perubahan dengan masuknya PLTMG yang di operasikan bersama PLTD, lokasi yang berbeda dan supplai kebeban membutuhkan penelitian. Dengan mengunakan software PWS 13 ( power word simulator 13), maka Analisa Masuknya PLTMG 20 MW Kedalam Sistem Tegangan Menengah di Kabupaten Merauke Hasil simulasi yang didapat yaitu data beban Jam 7:00 wit total beban pelanggan 14 MW yang terdiri atas beban luar 6 MW dan beban dalam 8 MW. Untuk jam 13:00 dan 19:00 wit merupakan operasi beban puncak dengan daya pelanggan yang diterima adalah jam 13:00 beban pelanggan luar 8 MW dan beban dalam 9 MW, serta operasi jam 19:00 wit di peroleh beban luar 11 MW dan beban dalam 10 MW. PLTMG 20 MW dan PLTD 5 MW, slack bas pada PLTMG untuk beban luar 10 MW dan beban dalam 15 MW.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE (QOS) PADA JARINGAN TELEKOMUNIKASI DATA 4G LTE DI KELURAHAN BAMBU PEMALI KOTA MERAUKE Rusli, Rusli; Azizah, Andi
MUSTEK ANIM HA Vol 11 No 1 (2022): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v11i1.4400

Abstract

Quality of Service (QoS) merupakan kemampuan suatu jaringan untuk menyediakan layanan yang baik. Dengan hadirnya teknologi 4G LTE (Long Term Evolution) diharapkan dapat memenuhi kebutuhan multimedia masyarakat Merauke saat ini. Penelitian ini dikhususkan untuk menganalisa Quality of Service (QoS) jaringan telekomunikasi data 4G LTE di Kelurahan Bambu Pemali Kota Merauke. Tujuannya adalah untuk mengetahui kualitas jaringan telekomunikasi data 4G LTE dari sisi throughput, delay, jitter dan packet loss berdasarkan standarisasi TIPHON (Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Networks). Metode yang digunakan adalah observasi dengan melakukan pengambilan sampel pengukuran di wilayah Kelurahan Bambu Pemali Kota Merauke menurut deret waktu pagi, siang dan malam hari selama satu bulan berdasarkan parameter QoS yang diukur adalah throughput, delay, jitter dan packet loss. Indeks QoS berdasarkan standarisasi TIPHON menunjukkan hasil saat pagi hari adalah 3,88 dengan nilai presentase 97%, saat siang hari 3,51 dengan nilai presentasi 87,75% dan saat malam hari 3,56 dengan nilai presentase 89,00%. Kemudian hasil rekapitulasi keseluruhan indeks QoS pagi, siang dan malam hari didapatkan angka indeks 3,65 dengan nilai presentase mencapai 91,25%, dengan demikian dilihat dari data rekapitulasi indeks QoS disimpulkan Quality of Service (QoS) Pada Jaringan Telekomunikasi Data 4G LTE di Kelurahan Bambu Pemali Kota Merauke termasuk dalam kategori bagus.