Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Nurhayati, Nurhayati; Azizah, Andi; Rusli, Rusli
Science Map Journal Vol 6 No 1 (2024): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran berbasis digital terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Media digital yang digunakan merupakan video pembelajaran yang berisi suara, animasi gambar dan langkah-langkah penyelesaian dalam menyelesaikan soal pada mata kuliah matematika dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre-experimental berbentuk one group pretest posttest. Subjek penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa semester ganjil yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian ini berupa tes soal untuk mengukur tingkat berpikir kreatif mahasiswa berdasarkan keberhasilan mahasiswa dalam memahami konsep yang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata n-gain sebesar 0,60 berada pada kategori sedang, sedangkan hasil uji hipotesis diperoleh thitung = 29,471 lebih besar dari ttabel = 1,721 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media digital efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif dan diperoleh respon yang baik dari mahasiswa sebagai pengguna media tersebut
Pendekatan Probing-prompting Berdampak Terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Natsir, Irmawaty; Nurhayati, Nurhayati; Azizah, Andi
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak strategi probing-prompting terhadap penalaran matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain one-group pre-test post-test. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Merauke sebanyak 32 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Z. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata skor Gain-Score sebesar 0,68, yang termasuk dalam kategori menengah. Rata-rata skor pre-test sebesar 38,44, dan rata-rata skor post-test sebesar 80,66. Analisis uji-Z menghasilkan atau 16,799 > 1,645. Artinya ditolak, maka hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa lebih baik setelah diterapkan pendekatan probing-prompting.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN POWERPOINT PADA GURU TAMAN KANAK-KANAK Nurhayati, Nurhayati; Azizah, Andi; Rusli, Rusli
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.4.1.100-105

Abstract

Pelatihan pembuatan media pembelajaran pada guru taman kanak-kanak di kabupaten Merauke sebagai sarana yang dapat menunjang guru Taman Kanak-Kanak dalam proses pembelajaran di kelas. Penunjang keberhasilan pengabdian ini maka dibuat modul yang berisikan langkah-langkah pembuatan media pembelajaran menggunakan Microsoft PowerPoint. Kegiatan pengabdian dilaksanakan sebanyak tiga hari dan bertempat di balai kampung Waninggap Sai Distrik Tanah Miring. Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 orang guru Taman Kanak-Kanak. Kegiatan pelatihan diawali dengan pengenalan menu-menu yang ada di powerpoint, kemudian pembuatan animasi, memasukkan materi/bahan ajar berupa gambar, teks dan suara, dan membuat animasi hitung mundur sehigga presentasi lebih menarik. Hasil pelatihan berupa kemampuan guru taman Kanak-Kanak dalam membuat media pembelajaran menggunakan Microsoft Powerpoint menjadi lebih baik, dari yang awalnya tidak menguasainya. Sebagai contoh materi/bahan ajar dalam pembuatan media pembelajaran adalah materi pengenalan binatang, pengenalan angka dan pengenalan bentuk untuk siswa Taman Kanak-Kanak. Selain materi di atas, guru dapat mengembangkan untuk materi yang lain sesuai dengan tema atau kebutuhan di setiap sekolah.