Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rehabilitasi Bagi Korban Perempuan Dan Anak Dalam Eksploitasi Seksual Di Kota Manado Petra O. Z. Abidin; Devy K. G. Sondakh; Caecilia J. J Waha
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i1.21409

Abstract

Eksploitasi seksual terhadap perempuan dan anak merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang serius dan berdampak multidimensi, baik secara fisik, psikis, maupun sosial. Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk memberikan perlindungan hukum, salah satunya melalui rehabilitasi bagi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan serta efektivitas rehabilitasi bagi korban perempuan dan anak dalam eksploitasi seksual di Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan aparat penegak hukum serta lembaga rehabilitasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi telah dilaksanakan melalui rehabilitasi kesehatan, sosial, dan reintegrasi sosial, namun pelaksanaannya belum optimal karena keterbatasan sarana, koordinasi antarinstansi, serta faktor gaya hidup dan lingkungan sosial korban. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi daerah, peningkatan sinergi antarinstansi, serta pendekatan rehabilitasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Kata kunci: Rehabilitasi, Perempuan dan Anak, Eksploitasi Seksual, Perlindungan Hukum.
DISHARMONISASI PENGATURAN ASET DIGITAL SEBAGAI OBJEK PAJAK DALAM SISTEM HUKUM PERPAJAKAN INDONESIA Candlely P. Macawalang; Tommy F. Sumakul; Devy K. G. Sondakh
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 4 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum aset digital sebagai objek pajak dalam sistem perpajakan Indonesia serta mengkaji bentuk disharmonisasi yang terjadi dalam pengaturannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan aset digital dalam sistem perpajakan Indonesia masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara komprehensif. Disharmonisasi terlihat dari ketidakkonsistenan klasifikasi aset digital, perbedaan pengaturan antar sektor, serta perubahan kebijakan pada tingkat peraturan pelaksana yang tidak diikuti oleh pembaruan pada tingkat undang-undang. Selain itu, ketiadaan mekanisme penilaian yang jelas, lemahnya penegakan hukum, serta belum terpenuhinya prinsip kepastian hukum semakin memperkuat adanya kelemahan dalam pengaturan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi pengaturan hukum yang lebih komprehensif, harmonis, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital guna mewujudkan sistem perpajakan yang memberikan kepastian hukum, keadilan, dan efektivitas dalam pemungutan pajak atas aset digital. Kata Kunci: Aset Digital, Disharmonisasi Hukum, Kepastian Hukum, Sistem Perpajakan.)