This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Aryo Akhtar Palistianto
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH BEDA PERSENTASE BINDER KAOLIN PADA PELET KATALIS TERHADAP NILAI YIELD BIODIESEL BERBAHAN BAKU MINYAK KELAPA SAWIT Aryo Akhtar Palistianto; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global adalah masalah yang semakin mendesak dan memerlukan solusi segera. Penyebab utama pemanasan global adalah emisi karbondioksida yang dihasilkan oleh berbagai sektor kegiatan manusia. Maka dari itu, penggunaan teknologi green energy merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah tersebut. Green energy atau energi hijau adalah pemanfaatan sumber energi yang dapat diperbaharui oleh proses alam dan memiliki keunggulan dalam rendahnya produksi emisi hasil konsumsi energi tersebut. Sebagai contoh yaitu penggunaan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai yield dari produksi biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit dengan menggunakan pelet katalis zeolit alam dengan variasi persentase binder kaolin pada pelet katalis. Pelet katalis diproduksi dengan perbandingan kaolin sebagai binder pengikat sebesar 25% dan 30% menggunakan dies berdiameter 5 mm dan menggunakan metode kompaksi sebesar 1,5 ton dengan alat Hydraulic Press Machine. Setelah itu, produksi biodiesel dengan proses transesterfikasi menggunakan metode pemanasan dan pengadukan dilakukan. Jumlah katalis yang digunakan sebesar 1% terhadap jumlah minyak kelapa sawit untuk masing-masing pelet yang telah dibuat. Hasil pengukuran dan perhitungan menunjukan bahwa persentase kaolin berpengaruh terhadap nilai yield biodiesel. Hasil yield tertinggi dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 25% sebesar 86,67% sedangkan nilai yield terendah dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 30% sebesar 85,33%.