Deni Zein Tarsidi
UNS

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Kelas IV dalam Konteks Nilai Gotong Royong Khusnul Khotimah; Roy Ardiansyah; Deni Zein Tarsidi
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.124821

Abstract

Keterampilan berpikir kritis perlu dikembangkan sejak sekolah dasar untuk mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Dalam kelas Pendidikan Pancasila, khususnya ketika membahas topik gotong royong, keterampilan ini membantu siswa mengidentifikasi masalah, mengevaluasi informasi, dan memilih solusi yang tepat. Namun, pada kenyataannya, metode pengajaran yang masih berpusat pada guru cenderung membatasi keterlibatan aktif siswa dalam aktivitas berpikir tingkat tinggi. Lebih lanjut, studi tentang penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) untuk tema gotong royong di sekolah dasar masih relatif sedikit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji perubahan keterampilan berpikir kritis siswa setelah penerapan model PBL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimental dan desain kelompok kontrol pretest-posttest, yang melibatkan 42 siswa kelas empat dari SD Segugus Singosari Kartasura sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes esai keterampilan berpikir kritis dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,637 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Meskipun demikian, melalui aktivitas pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah, siswa menjadi lebih aktif dalam mengidentifikasi masalah, mengevaluasi informasi, dan mengembangkan solusi secara kolaboratif.Â