Stevi B. Sengkey
Universitas Negeri Manado, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PESERTA DIDIK: PERSPEKTIF TEORITIS DAN PRAKTIS DALAM SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA Shelty D. M. Sumual; Joulanda A. M. Rawis; Diana Lililyans Sigarlaki; Toar Deliezer Bram Mambu; Hilda Anelin Tasiringan; Stevi B. Sengkey
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.1305

Abstract

Student Management (Manajemen Peserta Didik/MPD) serves as a strategic component within the education system, functioning not only to maintain administrative order but also to facilitate the holistic development of learners. This study employs a qualitative literature review approach to explore the conceptual foundations of MPD, its theoretical basis, regulatory framework, and its practical implementation in educational settings. The analysis reveals that MPD is not limited to documentation or attendance monitoring; it is intricately connected to learner development theories, character formation, mental health considerations, and the overall effectiveness of instructional processes. An ideal MPD framework must be regulation-based, responsive to individual learner needs, data-driven, and capable of fostering a psychologically safe and productive learning environment. The findings highlight the critical role of MPD in supporting the implementation of the Merdeka Curriculum and the ongoing digital transformation in education. Accordingly, MPD must be strengthened through refined service structures, collaborative leadership, and improved digital literacy. This review concludes that MPD should not be perceived as a mere administrative function but as a strategic managerial system that underpins the comprehensive quality of education.
Hubungan Burnout dengan Persepsi Lingkungan Kerja Berdasarkan Model Job Demand Control Social pada Karyawan PT PLN (Persero) UID SULUTTENGGO di Kota Manado Yolandinova Sitorus; Deetje J. Solang; Stevi B. Sengkey
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18385

Abstract

Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan psikologis yang dapat muncul akibat tekanan kerja berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja dan burnout pada karyawan PT PLN (Persero) UID Suluttenggo di Kota Manado. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan melibatkan 133 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi lingkungan kerja dan burnout, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara persepsi lingkungan kerja dan burnout. Semakin positif persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja, semakin rendah tingkat burnout yang dialami, sedangkan persepsi yang lebih negatif berkaitan dengan tingkat burnout yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap tuntutan kerja, kendali pekerjaan, dan dukungan sosial merupakan aspek penting dalam dinamika burnout. Oleh karena itu, organisasi perlu menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung untuk menjaga kesejahteraan psikologis serta mengurangi risiko kelelahan kerja berkepanjangan pada karyawan.