Muhammad Huda Firdaus
Akademi Informatika dan Komputer Medicom, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Dalam Pembelajaran Matematika dan Bahasa Sebagai upaya meningkatkan daya saing Siswa SMK PAB-3 Medan Winmery Lasma Habeahan; Muhammad Huda Firdaus; Meilisa Malik; Marlina Br Tampubolon; Aida Fitri; Monika Sales Sitompul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 4 No. 2 (2026): Februari, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v4i2.304

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut peserta didik memiliki literasi digital yang komprehensif, namun pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di SMK PAB-3 Medan masih belum terintegrasi secara optimal dan cenderung digunakan untuk aktivitas non-akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital siswa melalui integrasi teknologi dalam pembelajaran Matematika dan Bahasa guna meningkatkan kompetensi abad ke-21 dan daya saing siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik (learning by doing) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan proyek berbasis Project-Based Learning, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi digital siswa dengan rata-rata kenaikan ±43% (dari 57,8 menjadi 82,8), peningkatan kompetensi numerasi dari 54,75% menjadi 82,25%, serta peningkatan literasi bahasa digital dari 57% menjadi 85%. Sebanyak 80% siswa mencapai kategori Baik dan Sangat Baik dalam proyek digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi aplikasi digital seperti GeoGebra, Google Sheets, Canva, dan platform kolaboratif daring efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan analitis, serta kemampuan komunikasi siswa. Program ini berimplikasi pada perlunya penguatan kebijakan sekolah dan peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan untuk memastikan integrasi literasi digital yang sistematis dan berkelanjutan dalam pembelajaran.
Pelatihan Pembelajaran Matematika Berbasis Game-Based Learning dalam Bahasa Inggris pada Siswa SDN 057220 Sawit Hulu Meilisa Malik; Winmery Lasma Habeahan; Muhammad Huda Firdaus; Aida Fitri; Hetdy Sitio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.389

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi numerasi dan penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era global. Pembelajaran yang masih dilakukan secara terpisah dan didominasi metode konvensional menyebabkan siswa kurang termotivasi serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika maupun penggunaan kosakata Bahasa Inggris dalam konteks pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi dan kemampuan Bahasa Inggris siswa melalui pelatihan pembelajaran matematika berbasis Game-Based Learning di SDN 057220 Sawit Hulu. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi kebutuhan, penyusunan perangkat pembelajaran, serta pelaksanaan pre-test. Selanjutnya, siswa mengikuti pelatihan menggunakan berbagai permainan edukatif berbahasa Inggris, seperti Counting Games, Number Guessing, dan Math Quiz Interactive, yang dilanjutkan dengan pendampingan, diskusi, dan post-test. Evaluasi dilakukan melalui analisis hasil pre-test dan post-test, observasi keaktifan siswa, serta angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai literasi numerasi meningkat dari 58,3 menjadi 82,7 atau sebesar 41,8%, sedangkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris meningkat dari 55,0 menjadi 75,9 atau sebesar 38,0%. Selain itu, sebanyak 90% siswa berada pada kategori aktif dan sangat aktif selama kegiatan, serta lebih dari 82% siswa memberikan respon positif terhadap metode pembelajaran yang diterapkan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis Game-Based Learning dalam Bahasa Inggris efektif meningkatkan kemampuan numerasi, penguasaan kosakata Bahasa Inggris, serta motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran ini berpotensi menjadi alternatif inovatif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.