Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut peserta didik memiliki literasi digital yang komprehensif, namun pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di SMK PAB-3 Medan masih belum terintegrasi secara optimal dan cenderung digunakan untuk aktivitas non-akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital siswa melalui integrasi teknologi dalam pembelajaran Matematika dan Bahasa guna meningkatkan kompetensi abad ke-21 dan daya saing siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik (learning by doing) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan proyek berbasis Project-Based Learning, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi digital siswa dengan rata-rata kenaikan ±43% (dari 57,8 menjadi 82,8), peningkatan kompetensi numerasi dari 54,75% menjadi 82,25%, serta peningkatan literasi bahasa digital dari 57% menjadi 85%. Sebanyak 80% siswa mencapai kategori Baik dan Sangat Baik dalam proyek digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi aplikasi digital seperti GeoGebra, Google Sheets, Canva, dan platform kolaboratif daring efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan analitis, serta kemampuan komunikasi siswa. Program ini berimplikasi pada perlunya penguatan kebijakan sekolah dan peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan untuk memastikan integrasi literasi digital yang sistematis dan berkelanjutan dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026