Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluasi Program Gerakan Sekolah Sehat Pada Smp Negeri 3 Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat: Evaluation of the Healthy School Movement Program at State Junior High School 3 Arut Selatan, West Kotawaringin Regency Bambang Sugianto; M. Fatchurahman; Nurul Hikmah Kartini
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 1 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i1.11271

Abstract

Health is a fundamental aspect that supports the success of education. The Indonesian government, through the Healthy School Movement (Gerakan Sekolah Sehat/GSS), seeks to create school environments that are clean, safe, friendly, and foster healthy living habits. This study aims to evaluate the implementation of the GSS program at SMP Negeri 3 Arut Selatan, Kotawaringin Barat Regency, using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model to examine program relevance, resource readiness, implementation quality, and achieved outcomes. This research employed a qualitative approach with an evaluative method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, GSS team, teachers, and students. The data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing to identify key patterns and meanings emerging from the field. The findings revealed that the implementation of the GSS program was categorized as good across all evaluation components. The context aspect showed alignment between school needs and program goals. The input aspect indicated readiness in terms of human resources, infrastructure, and funding. The process aspect demonstrated that activities, schedules, and monitoring were carried out effectively. Meanwhile, the product aspect showed that students’ understanding and application of healthy behaviors reached 80%. The study concludes that the GSS program at SMP Negeri 3 Arut Selatan has been effectively implemented, though improvements are needed in consistent monitoring and the provision of supporting facilities. Recommendations include strengthening collaboration with local health offices, enhancing learning media for health education, and reinforcing continuous evaluation to ensure the sustainability and impact of the program.
Analisis Hasil Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru MTS Negeri 2 Kotawaringin Barat: Analysis Of The Results Of Academic Supervision By The Principal Of Madrasah In Improving The Professionalism Of Teachers At MTS Negeri 2 Kotawaringin Barat Suratno Suratno; M. Fatchurahman; Nurul Hikmah Kartini
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 1 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i1.11554

Abstract

This study aims to describe and analyze the outcomes of the principal’s supervision in improving teacher professionalism at MTs Negeri 2 Kotawaringin Barat. The research focuses on the supervision practices implemented and their impact on the development of teacher competencies. A qualitative approach with a case study method was employed, and data were collected through participatory observations, in-depth interviews with the vice principal for curriculum affairs and teachers, as well as documentation related to supervision programs and their results. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing supported by continuous verification. The findings reveal that the supervision conducted by the principal at MTs Negeri 2 Kotawaringin Barat has successfully enhanced teachers’ pedagogical, professional, social, and personal competencies. The strategies applied include scheduled classroom supervision planning, individualized guidance, teacher performance evaluation, and needs-based training and workshops. Supporting factors consist of the principal’s strong commitment, a collaborative work culture, and adequate facility support, while the main obstacle lies in limited supervision time. The study indicates that the effectiveness of supervision outcomes is strongly influenced by teachers’ readiness to receive feedback and their willingness to improve themselves, along with supportive policy direction from the principal. These findings align with the concept of supervision that emphasizes improving the quality of learning and highlight its important role in promoting teacher development. The study recommends strengthening teachers’ capacity as learning practitioners through training in developing digital instructional media and enhancing interpersonal communication skills. Thus, the outcomes of the principal’s supervision can improve teacher professionalism and ultimately contribute to the sustainable improvement of education quality in the madrasah.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Menggunakan Pendekatan “Tarung” Pada Materi Pecahan Kelas VI SDN 1 Waringin Agung: Development Of A Fraction Teaching Module Using The Tarung Approach At SDN 1 Waringin Agung Denny Christian Wiranata; Nurul Hikmah Kartini; Esty Aryani Safithry
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 2 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i2.11922

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa kelas VI pada materi pecahan akibat pemahaman konsep dasar yang terfragmentasi antar jenjang kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan, menguji validitas, praktis, dan efektivitas bahan ajar matematika dengan pendekatan "TARUNG" (Terpadu dan Unggul) yang mengintegrasikan materi pecahan dari kelas 3 hingga 6 SD. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian melibatkan 60 siswa kelas VI di SDN 1 Waringin Agung. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar "TARUNG" dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata 92% dan sangat praktis dengan skor respon 90%. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan nilai rata-rata dari 62,5 menjadi 83,7, serta perolehan skor N-Gain sebesar 0,65 (kategori sedang). Dengan demikian, bahan ajar dengan pendekatan "TARUNG" terbukti efektif dalam memperkuat fondasi konsep matematika siswa dan layak digunakan sebagai solusi pembelajaran materi pecahan yang komprehensif di Sekolah Dasar.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Proyek “BEKANTAN” Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar: Development of Project-Based “BEKANTAN” Teaching Materials to Improve Elementary Students’ Learning Outcomes in Integrated Science and Social Studies Eko Cahyono; Nurul Hikmah Kartini; Esty Aryani Safithry
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 2 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i2.12669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis proyek “BEKANTAN” (Belajar Ekosistem dan Keragaman Hayati Nusantara) pada pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Langkai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat validitas tinggi berdasarkan penilaian ahli materi, bahasa, dan media. Selain itu, bahan ajar dinyatakan praktis berdasarkan respon guru dan siswa serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai pre-test dan post-test serta kategori N-Gain yang tinggi. Dengan demikian, bahan ajar BEKANTAN layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal.
Preferensi Guru Sekolah Menengah Pertama se-Kotawaringin Barat terhadap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam Kurikulum Merdeka Belajar: Teachers’ Preferences Toward Lesson Plans (RPP) in the Merdeka Belajar Curriculum Among Junior High Schools in Kotawaringin Barat Muhammad Alamsyah; Nurul Hikmah Kartini
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 2 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i2.12980

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar belum sepenuhnya dipahami dan diterapkan oleh pendidik, khususnya dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang kini disebut modul ajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan Merdeka Belajar pada aspek penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran oleh guru Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kotawaringin Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus terhadap 86 guru Sekolah Menengah Pertama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah memiliki pemahaman yang baik terhadap konsep Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau modul ajar, tujuan pembelajaran, penggunaan metode yang bervariasi, serta kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan perencanaan yang dibuat. Sebagian besar guru juga telah mengikuti pelatihan dan membuat asesmen secara mandiri. Namun, masih ditemukan hambatan dalam penyusunan asesmen, pengelolaan alokasi waktu, penentuan model pembelajaran, serta penyusunan capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran. Selain itu, dukungan sarana dan prasarana pembelajaran belum sepenuhnya optimal. Secara umum, pemahaman guru terhadap penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sudah baik, tetapi diperlukan penguatan lebih lanjut terutama pada aspek penilaian atau asesmen agar pembelajaran sesuai dengan prinsip Merdeka Belajar. Rekomendasi diberikan kepada forum guru, kepala sekolah, dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan modul ajar serta asesmen pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis “SIDA” (Sistem Informasi Digital Akademik) pada SMP Negeri 2 Arut Selatan Slamet Riyadi; M. Fatchurahman; Nurul Hikmah Kartini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3648

Abstract

Pembelajaran matematika pada sekolah menengah pertama masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan bahan ajar yang terintegrasi dengan sistem digital sekolah serta kurangnya media pembelajaran bisa memfasilitasi pemahaman konsep secara interaktifnya. Di SMP Negeri 2 Arut Selatan, pemanfaatan Sistem Informasi Digital Akademik (SIDA) belum optimal sehingga prosesnya belajar mengajar, terkhusus pada materi Bangun Ruang Sisi Datar, belum sepenuhnya mendukung kebutuhan belajar siswa. Dengan demikian, tujuannya guna melaksanakan pengembangan bahan ajar matematika dengan basis SIDA untuk kelas VIII dengan memakai modelnya ADDIE. Secara khusus, studi ini bertujuan menghasilkannya bahan ajar valid, praktis, serta optimal dan menganalisa kelayakan dan keefektifannya dalam peningkatan pemahamannya konsep siswa. Subjeknya studi meliputi ahli materi, media, bahasa, guru matematika, serta 32 siswa kelas VIII. Tekniknya penghimpunan datanya yakni wawancara, observasi, angket validasi, serta tes hasil belajar. Temuan studi memperlihatkan bahan ajarnya yang dilaksanakan pengembangan mendapat nilainya kelayakan dari ahli materi besarannya 96,00%, ahli bahasa 95,00%, dan ahli media 99,00% dengan rata-ratanya 96,67% kategorinya sangat layak. Hasil uji coba memperlihatkan peningkatan nilai rata-ratanya dari 61,72 jadi 82,19 dengan nilainya N-Gain 0,53 kategorinya sedang. Responnya guru serta siswa yakni rata-ratanya 92,00% serta 89,30% memperlihatkan bahan ajar sangat praktis serta menarik dipakai. Simpulannya memperlihatkan bahwa bahan ajar matematika dengan basis SIDA layak, praktis, serta optimal pada peningkatannya pemahaman konsep serta literasi digital siswa pada pembelajaran matematika.
Pengembangan Bahan Ajar “SIDA DAMAN” dengan Pendekatan STEM SMP Negeri 5 Pangkalan Banteng Mariyatun Mariyatun; M. Fatchurahman; Nurul Hikmah Kartini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar dan berpikir kritis pada aktivitas belajar IPA mewujud latar belakang studi ini. Tujuan studi ini guna mengembangkan Bahan Ajar “SIDA DAMAN” (Sistem Peredaran Darah Manusia) dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) bagi murid kelas VIII SMP Negeri 5 Pangkalan Banteng. Studi ini merupakan studi pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek studi terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, tenaga pendidik IPA, dan 24 murid kelas VIII. Teknik perolehan data melingkupi wawancara, observasi, angket validasi, serta tes hasil belajar. Temuan studi memperlihatkan bahan ajar yang dikembangkan mendapat nilai kelayakan dari ahli materi 88,86%, ahli media 80,00%, dan ahli bahasa 100,00%, rata-rata 89,62% kategori amat layak. Hasil uji coba memperlihatkan kenaikan nilai rata-rata dari 53,125 ke 88,75, nilai N-Gain 0,759 kategori tinggi. Respon tenaga pendidik serta murid masing-masing 94,44% serta 94,75% memperlihatkan bahan ajar amat mudah dan menarik guna dipakai. Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahan ajar “SIDA DAMAN” dengan pendekatan STEM amat valid, sangat mudah juga optimal guna menaikkan capaian pembelajaran serta kecakapan berpikir kritis peserta didik.