Sujinah Sujinah
Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA SISWA KELAS IX SMP Husina Humaira; Sujinah Sujinah
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.9003

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to address the low level of short story writing skills among ninth-grade students at SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif, Lhokseumawe, which has been influenced by the limited use of varied instructional media and students’ low motivation to write. The research focuses on strengthening students’ short story writing ability through the use of picture cards as visual learning aids. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design carried out in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages, involving 23 students as research participants. Data were collected through classroom observations and assessments of students’ written work, which were then analyzed using both quantitative and qualitative approaches. The findings indicate that the use of picture cards significantly improved students’ short story writing skills, as reflected in the increase in the average score from 71.22% in Cycle I to 86.65% in Cycle II. In addition to academic improvement, students also demonstrated positive growth in terms of engagement, focus, and enthusiasm during the writing process. These results suggest that picture cards function not only as visual supports but also as effective stimuli that foster students’ creativity and involvement. Therefore, picture cards can be considered an effective alternative instructional strategy for enhancing short story writing skills at the junior secondary school level. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi rendahnya kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Kota Lhokseumawe yang selama ini dipengaruhi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran yang variatif serta rendahnya motivasi menulis. Penelitian ini memfokuskan upaya pada penguatan keterampilan menulis cerpen melalui pemanfaatan kartu bergambar sebagai sarana visual yang menunjang kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi, serta melibatkan 23 siswa sebagai subjek penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui pengamatan terhadap aktivitas belajar serta evaluasi terhadap tulisan siswa, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media kartu bergambar secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa, yang terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dari 71,22% pada siklus I menjadi 86,65% pada siklus II. Di samping meningkatnya capaian akademik, siswa juga menunjukkan kemajuan yang positif dalam tingkat keterlibatan, fokus, dan semangat selama proses penulisan berlangsung. Hasil ini menegaskan bahwa kartu bergambar tidak sekadar menjadi media visual pendukung, tetapi juga berperan sebagai pemicu yang efektif dalam meningkatkan kreativitas dan keterlibatan siswa. Dengan demikian, penggunaan kartu bergambar dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa di tingkat SMP.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR ISI TEKS ANEKDOT DI MAN Siti Aminah; Sujinah Sujinah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9008

Abstract

ABSTRACT Text-based Indonesian language learning requires students not only to comprehend textual content but also to systematically analyze the structural elements that construct a text. One type of text studied at the Madrasah Aliyah level is the anecdote text, which is characterized by a specific structure consisting of abstraction, orientation, crisis, reaction, and coda. Classroom realities indicate that students still experience difficulties in accurately identifying these structural components. This study aims to examine the effectiveness of implementing the Discovery Learning model in improving students’ ability to identify the structural elements of anecdote texts. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a One Group Pretest–Posttest design. The research subjects were tenth-grade students of MAN 1 Merangin. Data were collected through tests measuring students’ ability to identify text structure, classroom observations, and documentation. The Discovery Learning model was implemented through stages of stimulation, problem identification, data collection and processing, verification, and conclusion drawing. The findings reveal a significant improvement in students’ abilities following the implementation of the Discovery Learning model. Both the mean scores and the percentage of learning mastery increased across all structural aspects of anecdote texts. In addition, students demonstrated higher levels of active engagement in text analysis and a deeper understanding of the function of each structural component. Therefore, the Discovery Learning model is proven to be effective and suitable as an alternative instructional approach for text-based Indonesian language learning at the Madrasah Aliyah level. ABSTRAK Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks menuntut kemampuan siswa untuk memahami isi sekaligus menganalisis struktur pembangun teks secara sistematis. Salah satu jenis teks yang dipelajari di Madrasah Aliyah adalah teks anekdot yang memiliki struktur khas, meliputi abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi struktur tersebut secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan siswa mengidentifikasi struktur isi teks anekdot. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MAN 1 Merangin. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan identifikasi struktur teks, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Model Discovery Learning diterapkan melalui tahapan pemberian rangsangan, identifikasi masalah, pengumpulan dan pengolahan data, verifikasi, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa yang signifikan setelah penerapan model Discovery Learning. Nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan pada seluruh aspek struktur teks anekdot. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam menganalisis teks dan memahami fungsi setiap bagian struktur secara mendalam. Dengan demikian, model Discovery Learning terbukti efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks di Madrasah Aliyah.