Husina Humaira
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Gaya Bahasa Dalam Novel El-Mansiya (Yang Terlupakan) Karya Zack Arya Husina Humaira; Damayanti
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 1 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i1.6577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis dan penggambaran gaya bahasa yang terdapat dalam novel El-Mansiya (Yang Terlupakan) karya Zacka Arya.Penelitian ini menggunakn pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hermeneutik. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang menunjukkan gaya bahasa yang terdapat dalam novel El-Mansia (Yang Terlupakan). Sumber data dalam penelitian ini adalah novel El-Mansia (Yang Terlupakan).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam novel ini digunakan beberapa gaya bahasa. Gaya bahasa yang terdapat dalam novel El-Mansia (Yang Terlupakan) terdiri dari: (1) gaya bahasa perbandingan meliputi perumpamaan, metafora, personifikasi, depersonifikasi, antisipasi atau prolepsis, pleonasme dan tautologi, dan perifrasia; (2) gaya bahasa pertentangan meliputi oksimoron dan paradoks; (3) gaya bahasa pertautan meliputi eufemisme, antonomasia, erotosis;(4) gaya bahasa perulangan meliputi aliterasi, asonansi, anafora, epistrofa, dan epizeukis. Gaya bahasa yang paling dominan dipakai dalam novel El-Mansiya (Yang Terlupakan) adalah metafora. Penggambaran gaya bahasa oleh pengarang untuk menampilkan efek keindahan serta makna yang tersirat namun tepat. Pada penelitian ini penggambaran gaya bahasa banyak dilakukan dengan membandingkan dua konteks yang berbeda tanpa menggunakan kata bak, seperti, dan bagai.
Kesantunan Tindak Tutur Direktif Dalam Pembelajaran Teks Argumentasi Kelas IX SMP IT Zurriyatul Qurani Ma’arif Indah Purmasari; husina humaira; Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 1 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v4i1.6626

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk tindak tutur direktif dan strategi kesantunan berbahasa dalam pembelajaran teks argumentasi kelas IX SMP IT Zurriyatul Qurani Ma’arif melalui kegiatan debat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur direktif yang digunakan serta menganalisis strategi kesantunan yang menyertainya dalam interaksi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, rekaman, dan dokumentasi tuturan siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan pragmatik dengan mengacu pada teori tindak tutur dan kesantunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk tindak tutur direktif, yaitu perintah, permintaan, ajakan, saran, dan permintaan izin, dengan total 20 data. Bentuk yang paling dominan adalah ajakan, sedangkan perintah dan permintaan izin paling sedikit ditemukan. Dari segi strategi kesantunan, penggunaan tindak tutur direktif didominasi oleh kesantunan positif, diikuti kesantunan negatif, strategi tidak langsung, dan penggunaan langsung yang terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran teks argumentasi berlangsung secara persuasif, partisipatif, dan tetap menjunjung tinggi etika komunikasi. Dengan demikian, tindak tutur direktif tidak hanya berfungsi sebagai pengarah interaksi, tetapi juga sebagai strategi retoris dan pedagogis dalam mendukung kemampuan berpikir kritis dan komunikasi santun siswa.
Kritik Sastra Mimetik Pada Lirik Lagu Jalan Pulang Karya Closehead Sebagai Representasi Makna Hidup Husina Humaira; Damayanti
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 2 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v4i2.6578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna hidup yang terkandung dalam lirik lagu "Jalan Pulang" karya Closehead menggunakan pendekatan kritik sastra mimetik. Metode ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Lirik lagu dianalisis sebagai cerminan realitas kehidupan manusia yang mengandung nilai filosofis mendalam tentang perjalanan hidup, penyesalan, harapan, dan pencarian jati diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu "Jalan Pulang" merepresentasikan berbagai dimensi makna hidup, antara lain: (1) kerinduan akan nilai-nilai asali kehidupan, (2) kesadaran akan kefanaan dan perjalanan waktu, (3) konflik batin antara kenyataan dan harapan, (4) pencarian identitas dan kepulangan sebagai metafora pencapaian tujuan hidup, serta (5) dimensi spiritual berupa kepasrahan dan penerimaan. Melalui pendekatan mimetik, terbukti bahwa lirik lagu ini bukan sekadar teks musikal, melainkan sebuah representasi literer yang mencerminkan pengalaman eksistensial universal manusia.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA SISWA KELAS IX SMP Husina Humaira; Sujinah Sujinah
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.9003

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to address the low level of short story writing skills among ninth-grade students at SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif, Lhokseumawe, which has been influenced by the limited use of varied instructional media and students’ low motivation to write. The research focuses on strengthening students’ short story writing ability through the use of picture cards as visual learning aids. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design carried out in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages, involving 23 students as research participants. Data were collected through classroom observations and assessments of students’ written work, which were then analyzed using both quantitative and qualitative approaches. The findings indicate that the use of picture cards significantly improved students’ short story writing skills, as reflected in the increase in the average score from 71.22% in Cycle I to 86.65% in Cycle II. In addition to academic improvement, students also demonstrated positive growth in terms of engagement, focus, and enthusiasm during the writing process. These results suggest that picture cards function not only as visual supports but also as effective stimuli that foster students’ creativity and involvement. Therefore, picture cards can be considered an effective alternative instructional strategy for enhancing short story writing skills at the junior secondary school level. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi rendahnya kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Kota Lhokseumawe yang selama ini dipengaruhi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran yang variatif serta rendahnya motivasi menulis. Penelitian ini memfokuskan upaya pada penguatan keterampilan menulis cerpen melalui pemanfaatan kartu bergambar sebagai sarana visual yang menunjang kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi, serta melibatkan 23 siswa sebagai subjek penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui pengamatan terhadap aktivitas belajar serta evaluasi terhadap tulisan siswa, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media kartu bergambar secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa, yang terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dari 71,22% pada siklus I menjadi 86,65% pada siklus II. Di samping meningkatnya capaian akademik, siswa juga menunjukkan kemajuan yang positif dalam tingkat keterlibatan, fokus, dan semangat selama proses penulisan berlangsung. Hasil ini menegaskan bahwa kartu bergambar tidak sekadar menjadi media visual pendukung, tetapi juga berperan sebagai pemicu yang efektif dalam meningkatkan kreativitas dan keterlibatan siswa. Dengan demikian, penggunaan kartu bergambar dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa di tingkat SMP.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA SISWA SD MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS Orance Federika Balan; Husina Humaira; R. Panji Hermoyo
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9684

Abstract

Writing skills are essential basic competencies that must be mastered by elementary school students as a means of expressing ideas, but in reality the quality of students' writing is still very low due to the many errors in the application of language rules. The focus of the problem in this study is directed at the analysis of language errors that include aspects of spelling, syntax, morphology, and word choice in grade IV students of SD Inpres Sikam, East Nusa Tenggara. The important steps or stages of this study use the Classroom Action Research approach which is implemented through two systematic cycles, including the planning stage, implementation of actions with structured exercises, process observation, and critical reflection. Based on the findings of the research, quantitative data shows a significant downward trend in the number of language errors by 31%, from a total of 198 errors in cycle I to 157 errors in cycle II. In detail, a significant decrease is seen in the morphology aspect by 57%, word choice by 46%, neatness of writing by 37%, syntax by 34%, and spelling by 18%. These findings prove that identifying dominant error patterns makes it easier for teachers to provide targeted corrective feedback to students. The main conclusion confirms that the application of classroom action research through error analysis is very effective in improving the understanding of language rules and increasing the quality of students' writing skills in a sustainable manner through dynamic instructional improvements. ABSTRAK Keterampilan menulis merupakan kompetensi dasar esensial yang harus dikuasai siswa sekolah dasar sebagai sarana ekspresi gagasan, namun pada kenyataannya kualitas tulisan siswa masih sangat rendah akibat banyaknya kesalahan penerapan kaidah bahasa. Fokus masalah dalam penelitian ini diarahkan pada analisis kesalahan berbahasa yang mencakup aspek ejaan, sintaksis, morfologi, hingga pilihan kata pada siswa kelas IV SD Inpres Sikam, Nusa Tenggara Timur. Langkah atau tahapan penting penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan melalui dua siklus sistematis, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan dengan pemberian latihan terstruktur, observasi proses, serta refleksi kritis. Berdasarkan temuan hasil penelitian, data kuantitatif menunjukkan adanya tren penurunan jumlah kesalahan berbahasa secara signifikan sebesar 31 %, dari total 198 kesalahan pada siklus I menjadi 157 kesalahan pada siklus II. Secara terperinci, penurunan signifikan terlihat pada aspek morfologi sebesar 57 %, pilihan kata 46 %, kerapian tulisan 37 %, sintaksis 34 %, serta aspek ejaan 18 %. Temuan ini membuktikan bahwa identifikasi pola kesalahan yang dominan memudahkan guru dalam memberikan umpan balik korektif yang tepat sasaran bagi siswa. Simpulan utama menegaskan bahwa penerapan penelitian tindakan kelas melalui analisis kesalahan sangat efektif dalam memperbaiki pemahaman kaidah bahasa serta meningkatkan kualitas keterampilan menulis siswa secara berkelanjutan melalui perbaikan instruksional yang dinamis.    
MEMBUMIKAN NILAI-NILAI TAUHID PADA SISWA SMP IT Husina Humaira; Mukayat Al Amin
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9693

Abstract

 Islamic education in contemporary Indonesia faces the critical challenge of bridging theological principles with practical implementation in students' daily lives. The cultivation of tauhid values represents a paramount objective in Islamic educational institutions, particularly in integrated Islamic schools that seek to harmonize religious instruction with holistic character development. This study examines the implementation of tauhid values in the quotidian practices of students at SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. As the fundamental tenet of Islamic faith, tauhid values necessitate internalization across all dimensions of students' existence, transcending mere cognitive comprehension to encompass practical embodiment in daily conduct. This study examines the implementation of tauhid values in the quotidian practices of students at SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. As the fundamental tenet of Islamic faith, tauhid values necessitate internalization across all dimensions of students' existence, transcending mere cognitive comprehension to encompass practical embodiment in daily conduct. Employing a qualitative research paradigm, this investigation utilizes descriptive methodology. Data acquisition was conducted through systematic observation, in-depth interviews with pedagogical staff, students, and school administrators, complemented by documentation of instructional activities. The findings reveal that SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe implements a comprehensive pedagogical framework for actualizing tauhid values through curricular integration, systematic habituation of religious observances, exemplary modeling by educators, and establishment of an Islamic milieu. The manifestation of tauhid values is evidenced in students' moral disposition, theological comprehension, and devotional comportment. Identified impediments encompass exogenous environmental factors, technological advancement, and habituation consistency. This research advocates for robust collaborative synergy among educational institutions, familial units, and community stakeholders in fostering sustainable cultivation of tauhid values. ABSTRAK Pendidikan Islam di Indonesia kontemporer menghadapi tantangan kritis dalam menjembatani prinsip-prinsip teologis dengan implementasi praktis dalam kehidupan sehari-hari siswa. Menanamkan nilai-nilai monoteisme merupakan tujuan penting di lembaga pendidikan Islam, khususnya di sekolah-sekolah Islam terpadu yang berupaya menyelaraskan pengajaran agama dengan pengembangan karakter holistik. Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai tauhid dalam praktik sehari-hari siswa di SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. Sebagai prinsip dasar agama Islam, nilai-nilai tauhid membutuhkan internalisasi di seluruh dimensi kehidupan siswa, melampaui  sekedar pemahaman kognitif semata hingga mencakup perwujudan praktis dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai tauhid dalam kehidupan sehari-hari siswa di SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. Nilai tauhid sebagai fondasi keimanan Islam perlu diinternalisasikan dalam setiap aspek kehidupan siswa, tidak hanya sebagai pengetahuan kognitif tetapi juga sebagai praktik keseharian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe menerapkan strategi holistik dalam membumikan nilai tauhid melalui integrasi kurikulum, pembiasaan kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan penciptaan lingkungan islami. Implementasi nilai tauhid tercermin dalam akhlak siswa, pemahaman keagamaan, serta perilaku ibadah sehari-hari. Tantangan yang dihadapi meliputi pengaruh lingkungan eksternal, perkembangan teknologi, dan konsistensi pembiasaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi yang kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai tauhid secara berkelanjutan.