Khairul Huda
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP SIKAP TANGGUNG JAWAB PADA SISWA KELAS XI Ruhil Kusmawati; Farida Herna Astuti; Khairul Huda
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.9790

Abstract

ABSTRACT Responsibility is an important character trait that needs to be developed in students because it is closely related to discipline, commitment to tasks, and awareness in carrying out learning responsibilities. However, in educational practice, there are still students who demonstrate low levels of responsibility, such as failing to complete assignments on time and showing a lack of compliance with school regulations. One approach that can be used to help develop this attitude is group guidance using the role playing technique, which provides students with opportunities to understand various social situations through role-playing activities. This study aims to determine the effect of the role playing technique on improving the responsibility attitudes of eleventh-grade students at SMAN 7 Mataram in the 2021/2022 academic year. This research employed a quantitative approach with a one group pre-test–post-test design. The population consisted of 41 students, while the sample included 7 students who had low levels of responsibility and were selected using purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using a paired sample t-test to determine the difference between scores before and after the treatment. The results of the analysis showed that the calculated t-value (5.474) was higher than the t-table value (2.447) at a 5% significance level with 6 degrees of freedom. Based on these findings, it can be concluded that the application of the role playing technique in group guidance has a significant effect on improving the responsibility attitudes of eleventh-grade students at SMAN 7 Mataram. ABSTRAK Sikap tanggung jawab merupakan salah satu karakter penting yang perlu dikembangkan pada siswa karena berkaitan dengan kedisiplinan, komitmen terhadap tugas, serta kesadaran dalam melaksanakan kewajiban belajar. Namun dalam praktik pendidikan masih ditemukan siswa yang menunjukkan tingkat tanggung jawab yang rendah, seperti tidak menyelesaikan tugas tepat waktu dan kurang mematuhi aturan sekolah. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk membantu mengembangkan sikap tersebut adalah layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami berbagai situasi sosial melalui kegiatan bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik role playing terhadap peningkatan sikap tanggung jawab siswa kelas XI di SMAN 7 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test–post-test. Populasi penelitian berjumlah 41 siswa, sedangkan sampel penelitian terdiri dari 7 siswa yang memiliki tingkat tanggung jawab rendah dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 5,474 lebih besar dibandingkan dengan nilai t-tabel sebesar 2,447 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 6. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sikap tanggung jawab siswa kelas XI di SMAN 7 Mataram.
PENGARUH TEKNIK MODELING TERHADAP TINGKAT KEJENUHAN BELAJAR PESERTA DIDIK Desty Humairo’ ZN; Mustakim Mustakim; Khairul Huda
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.10926

Abstract

ABSTRACT Learning burnout is one of the common problems experienced by students due to academic pressure, monotonous learning methods, and a lack of support from the learning environment. These conditions can reduce students’ motivation, concentration, and engagement in the learning process. This study aims to analyze the effect of the modeling technique on students’ learning burnout at SMP IT Liddarain NW Tangar in the 2023/2024 academic year. The study employed a quantitative approach using a one group pre-test and post-test design. Data were collected through questionnaires as the primary instrument, while observation, interviews, and documentation were used as supporting data collection techniques. The research sample consisted of 5 students selected through a purposive sampling technique based on their level of learning burnout. Data analysis was conducted using the t-test to determine changes in students’ learning burnout after the implementation of the modeling technique. The findings revealed that the application of the modeling technique helped reduce students’ learning burnout, as indicated by changes in attitudes, increased learning motivation, and more active student participation during the learning process. These findings indicate that the modeling technique can serve as an effective guidance and counseling strategy to help students overcome learning burnout and improve academic engagement at school. ABSTRAK Kejenuhan belajar menjadi salah satu permasalahan yang sering dialami siswa akibat tekanan akademik, metode pembelajaran yang monoton, serta kurangnya dukungan lingkungan belajar. Kondisi tersebut dapat menurunkan motivasi, konsentrasi, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik modeling terhadap kejenuhan belajar siswa di SMP IT Liddarain NW Tangar Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sebagai instrumen utama, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Sampel penelitian terdiri atas 5 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat kejenuhan belajar yang dialami siswa. Analisis data menggunakan uji t-test untuk mengetahui perubahan tingkat kejenuhan belajar setelah diberikan perlakuan teknik modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik modeling mampu membantu siswa mengurangi kejenuhan belajar yang ditunjukkan melalui perubahan sikap, meningkatnya motivasi belajar, serta keterlibatan siswa yang lebih aktif selama proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik modeling dapat menjadi salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling yang efektif dalam membantu siswa mengatasi kejenuhan belajar dan meningkatkan kualitas keterlibatan akademik di sekolah.