Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Riwayat Genetik Keluarga Dengan Kejadian Rhinitis Alergi Pada Siswa SMP Negeri 2 Sumberejo Kabupaten Tanggamus Exsi Yolanova; Ade Utia Detty; Arti Febriyani Hutasuhut; Bara Ade Wijaya; Muhammad Nur
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.24659

Abstract

Rhinitis alergi (RA) merupakan gangguan pernapasan umum yang prevalensinya terus meningkat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kualitas hidup, tetapi juga berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti asma. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara riwayat genetik keluarga dengan kejadian rhinitis alergi pada siswa SMP Negeri 2 Sumberejo. Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 165 siswa kelas 8 dan 9 yang dipilih melalui teknik total sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi rhinitis alergi di SMP Negeri 2 Sumberejo mencapai 74,5%. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara riwayat genetik keluarga dan kejadian rhinitis alergi (χ² = 110,752; df = 1; p 0,001). Kekuatan hubungan tersebut tergolong sangat kuat, dengan nilai Cramer’s V sebesar 0,819. Berdasarkan analisis tabel silang, siswa yang memiliki riwayat alergi pada kedua orang tua (kelompok risiko genetik tinggi) memiliki risiko kejadian rhinitis alergi yang jauh lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan mereka yang memiliki riwayat pada salah satu atau tanpa riwayat alergi pada orang tua. Riwayat alergi keluarga, terutama bila melibatkan kedua orang tua, terbukti merupakan faktor risiko dominan dalam kejadian rhinitis alergi pada populasi penelitian ini.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Angka Kejadian Rhinitis Alergi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2021 Raihan Indra Fata; Ade Utia Detty; Rinto Hadiarto; Barra Ade Wijaya Suprayitno
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.20719

Abstract

Rhinitis alergi (RA) merupakan gangguan pernapasan atas yang umum ditemukan pada dewasa muda, termasuk mahasiswa kedokteran. Aktivitas fisik diduga memengaruhi kejadian RA melalui modulasi sistem imun, namun bukti ilmiah masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian RA pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan desain  dengan pengumpulan data melalui kuesioner self-reported pada 96 responden yang dipilih secara acak. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dan kejadian RA (p = 0,576). Simpulan: Aktivitas fisik tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian rhinitis alergi pada mahasiswa kedokteran.