Tri Asriani
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sejarah Awal Pembaharuan Dalam Islam Rukaeni Rukaeni; Saat Bin Abi Wakas; Sultan Haerun; Tri Asriani; Bahaking Rama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas sejarah awal pembaharuan (tajdid) dalam Islam dengan menitikberatkan pada kondisi umat Islam sebelum lahirnya gerakan pembaharuan. Pembahasan difokuskan pada empat aspek utama, yaitu kondisi sosial keagamaan, sosial politik dan pemerintahan, sosial ekonomi, serta hubungan internasional yang menjadi latar belakang munculnya gerakan tajdid. Penulisan makalah bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan kemunduran umat Islam serta menjelaskan urgensi pembaharuan sebagai upaya membangkitkan kembali kejayaan peradaban Islam. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kemunduran umat Islam dipengaruhi oleh faktor internal, seperti menguatnya budaya taklid, melemahnya tradisi ijtihad, rendahnya kualitas kepemimpinan, fragmentasi politik, dan menurunnya produktivitas ekonomi, serta faktor eksternal berupa kolonialisme Barat yang memperlemah kedaulatan politik, ekonomi, pendidikan, dan hubungan internasional dunia Islam. Kondisi tersebut mendorong lahirnya gerakan pembaharuan yang menekankan pemurnian ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah, pembukaan kembali pintu ijtihad, reformasi pendidikan, penguatan persatuan umat, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, pembaharuan dalam Islam merupakan respons terhadap tantangan zaman sekaligus ikhtiar untuk mengembalikan dinamika peradaban Islam agar mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat modern tanpa meninggalkan prinsip-prinsip ajaran Islam.
Macam-Macam Teori Belajar Abdurraman; Wa Ode Rohis Zauman; Tri Asriani; Muhamad Bahran; Ahmad Abdullah
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori belajar merupakan landasan ilmiah yang menjelaskan bagaimana proses seseorang memperoleh, mengolah, dan mempertahankan pengetahuan serta keterampilan. Secara umum, teori belajar terbagi menjadi beberapa aliran utama yang mencerminkan pandangan berbeda terhadap proses pembelajaran. Pertama, teori behavioristik menekankan perubahan perilaku yang dapat diamati sebagai hasil dari stimulus dan respons; tokoh utamanya antara lain Pavlov, Thorndike, dan Skinner. Kedua, teori kognitivistik memandang belajar sebagai proses internal yang melibatkan aktivitas mental seperti berpikir, mengingat, dan memahami, dengan tokoh penting seperti Piaget dan Bruner. Ketiga, teori konstruktivistik menekankan bahwa peserta didik membangun sendiri pengetahuannya melalui pengalaman dan interaksi sosial; tokoh utamanya Vygotsky dan Piaget. Keempat, teori humanistik menitikberatkan pada perkembangan potensi diri, motivasi, dan makna belajar yang personal, sebagaimana dikemukakan oleh Rogers dan Maslow. Selain itu, teori sosial kognitif dari Bandura menekankan pentingnya pengamatan dan peniruan perilaku dalam konteks sosial. Keseluruhan teori ini memberikan kontribusi besar terhadap praktik pendidikan modern, terutama dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif, humanis, dan berorientasi pada peserta didik.