Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia Prasekolah Di Kelompok Bermain (Kb) Thoriqul Huda Desa Jatigede Angger Anugerah Hadi Sulistyo; Teguh Subagyo; Riska Firnanda Putri
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/2wwcfp93

Abstract

Pada masa golden age, anak – anak akan mengalami perkembangan yang pesat dalam berbagai aspek, termasuk perkembangan bahasa. Perkembangan bahasa pada anak ditandai dengan kemampuan anak untuk merangkai, memahami dan menggunakan bahasa secara aktif saat berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah ialah pola asuh orang tua baik orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah di Kelompok Bermain (KB) Thoriqul Huda Desa Jatigede. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dan anak yang berusia 3-6 tahun, yang masih aktif di kelompok bermain (KB) Thoriqul Huda Desa Jatigede sebanyak 34 dan menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Bedasarkan uji analisa chi square didapatkan hasil p value 0,035 p<(0,05). Yang artinya ada hubungan pola asuh dengan perkembangan bahasa anak usia prasekolah di Kelompok Bermain (KB)Thoriqul Huda Desa Jatigede. Dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan kemungkinan terjadi secara kebetulan relatif kecil, yaitu kurang dari 5%. Dapat disimpulkan bahwa orang tua yang menggunakan pola asuh demokratis memiliki kecenderungan anak dengan perkembangan bahasa yang lebih baik.
Hubungan Stres Akademik Dengan Kejadian Insomnia Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Ilmu Keperawatan Fakultas Kesehatan Istek Icsada Bojonegoro Ferawati Ferawati; Teguh Subagyo; Siti Laelatur Rohma
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/bsqv0656

Abstract

Stres akademik merupakan stres yang terjadi pada mahasiswa yang disebabkan oleh tuntutan akademik akibat ketidakmampuan menyeimbangkan antara tuntutan dengan kemampuannya. Stres akademik akan muncul ketika mahasiswa terlalu banyak berfikir sehingga mengakibatkan ketegangan dan kesulitan untuk memulai tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan kejadian insomnia pada mahasiswa tingkat akhir prodi ilmu keperawatan fakultas kesehatan ISTek ICsada Bojonegoro. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif, pendekatan crosssectional. Populasi penelitian ini mahasiswa keperawatan tingkat akhir di ISTeK ICsada, sampel 59 responden menggunakan total sampling. Uji statistik menggunakan spearman rho. Hasil penelitian ini menunjukkan hampir seluruh responden mengalami stres akademik sebanyak 46 responden (78,0%), sebagian besar responden mengalami insomnia sedang sebanyak 31 responden (52,5%). Berdasarkan hasil uji analisis spearman rho p value = 0,021 yang berarti terdapat hubungan stres akademik dengan kejadian insomnia pada mahasiswa tingkat akhir prodi ilmu keperawatan fakultas kesehatan ISTeK ICsada Bojonegoro. Stres akademik merupakan faktor utama yang menyebabkan mahasiswa tingkat akhir mengalami insomnia. Hal ini berkaitan erat dengan banyaknya tuntutan akademik seperti penyelesaian tugas akhir skripsi. Dengan meningkatkan kualitas tidur bisa menjadi upaya preventif untuk meminimalisir risiko mahasiswa mengalami stres akademik.