Transformasi digital telah mendorong perubahan strategi pemasaran UMKM dari metode konvensional menuju pemanfaatan media digital. Namun, sebagian besar pelaku UMKM di pedesaan masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM kerajinan di Desa Sukaselamat, Kabupaten Simalungun, dalam mengembangkan strategi pemasaran digital berbasis aplikasi TikTok untuk meningkatkan penjualan produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 25 pelaku UMKM kerajinan dengan materi mencakup konsep pemasaran digital, pemanfaatan TikTok Business, teknik pembuatan konten promosi, fotografi dan videografi produk menggunakan telepon pintar, penyusunan caption, penggunaan hashtag, serta strategi membangun branding dan meningkatkan interaksi dengan konsumen. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan TikTok sebagai media pemasaran digital. Seluruh peserta berhasil membuat akun TikTok usaha, sedangkan sebagian besar mampu menghasilkan konten promosi yang kreatif, mengunggah video produk, serta menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi dalam memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan promosi dan memperkuat daya saing produk kerajinan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas digital pelaku UMKM serta membuka peluang perluasan pasar melalui pemasaran berbasis media sosial. Oleh karena itu, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendampingan dan penguatan literasi digital guna mendukung pengembangan UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.