Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN INSTRUMEN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) UNTUK GURU SMA SWASTA SANTO PETRUS SIDIKALANG Asister Fernando Siagian; Dumaris Elserida Silalahi; Rick Hunter Simanungkalit; Muktar B. Panjaitan; Andriono Manalu; Rosben Sihombing; Firman Pangaribuan; Aprido Bernando Simamora; Prini Desima Evawani Ambarita; Ease Arent
Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI) Vol. 3 No. 3 (2025): Vol. 3 No. 3 (2025) : P3JI - AGUSTUS
Publisher : PT. Migas Centre Sidjabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melatihkan pendidik atau guru dalam menyusun instrument HOTS yang akan diujikan pada peserta didik dalam mengetahui tingkat kognitif peserta didik sesuai tuntutan pendidikan abad-21. Pengabdian ini dilakukan dengan mitra sekolah menegah atas yang dilakukan dengan dua tahapan yaitu dengan sosialisasi tentang instrument HOTS dan workshop tentang pembuatan instrumen HOTS. Kegiatan pengabdian menggunakan metode pendidikan, pelatihan, dan pendampingan. Subyek program pedampingan dan pelatihan ini adalah semua SMA Swasta Santo Petrus Sidikalang, Kabupaten Dairi. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 8 dosen dari disiplin ilmu yaitu Pendidikan IPA, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa Inggris dengan anggota mahasiswa 2 orang. Respon guru dalam penyusunan instrumen HOTS dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui hasil angket. Disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan pengabdian ini guru terampil dalam menyusun instrument HOTS dengan jumlah instrument 4 soal untuk analisis, 4 soal pada evaluasi, dan 4 soal pada mencipta. Tingkat kepuasan guru dalam penyusunan instrument HOTS yaitu 89,95% dengan kriteria sangat baik.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL BERBASIS APLIKASI TIKTOK UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM KERAJINAN DI DESA SUKASELAMAT, KABUPATEN SIMALUNGUN Aprido Bernando Simamora; Rosben Sihombing; Jesika Melina Simamora
Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI) Vol. 4 No. 2 (2026): Vol. 4 No. 2 (2026) : P3JI - MEI
Publisher : PT. Migas Centre Sidjabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan strategi pemasaran UMKM dari metode konvensional menuju pemanfaatan media digital. Namun, sebagian besar pelaku UMKM di pedesaan masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM kerajinan di Desa Sukaselamat, Kabupaten Simalungun, dalam mengembangkan strategi pemasaran digital berbasis aplikasi TikTok untuk meningkatkan penjualan produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 25 pelaku UMKM kerajinan dengan materi mencakup konsep pemasaran digital, pemanfaatan TikTok Business, teknik pembuatan konten promosi, fotografi dan videografi produk menggunakan telepon pintar, penyusunan caption, penggunaan hashtag, serta strategi membangun branding dan meningkatkan interaksi dengan konsumen. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan TikTok sebagai media pemasaran digital. Seluruh peserta berhasil membuat akun TikTok usaha, sedangkan sebagian besar mampu menghasilkan konten promosi yang kreatif, mengunggah video produk, serta menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi dalam memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan promosi dan memperkuat daya saing produk kerajinan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas digital pelaku UMKM serta membuka peluang perluasan pasar melalui pemasaran berbasis media sosial. Oleh karena itu, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendampingan dan penguatan literasi digital guna mendukung pengembangan UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.